Konten dari Pengguna

Rangkaian Pernikahan Adat Bali Lengkap dengan Ciri Khasnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pernikahan adat Bali. Foto. dok. Kadek Bonit Permadi (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pernikahan adat Bali. Foto. dok. Kadek Bonit Permadi (Unsplash.com)

Pernikahan merupakan suatu hal sakral yang penting untuk diselenggarakan sesuai dengan kepercayaan masing-masing masyarakat. Selain itu, banyak pula masyarakat Indonesia yang menyelenggarakan pernikahan dengan menggunakan upacara adat yang dianutnya. Salah satunya yang dapat kita jumpai adalah pernikahan adat Bali. untuk mengetahui lebih dalam bagaimana rangkaian pernikahan adat Bali, mari kita simak pemaparannya berikut ini.

Rangkaian Pernikahan Adat Bali Lengkap dengan Pakaiannya yang Khas

Sebagian besar masyarakat Indonesia menyelenggarakan upacara pernikahan dengan adat-adat tertentu yang sesuai dengan adat yang mereka anut. Khusus bagi masyarakat yang bertempat tinggal di Bali, mayoritas akan menyelenggarakan pernikahan menggunakan adat Bali.

Pernikahan adat Bali umum disebut sebagai dengan pawiwahan. Mengenai pawiwahan dijelaskan dalam buku berjudul Upakara dan Upacara Perkawinan bagi Umat Hindu di Bali yang disusun oleh Ida Pedanda Istri Gede Sindu, ‎Ida Pedanda Gede Mandara Putra Kekeran, ‎Dr. Drs. I Gede Rudia Adiputra, M.Ag (2021:6).

Ilustrasi rangkaian pernikahan adat Bali. Foto. dok. Artem Beliaikin (Unsplash.com)

Dalam buku tersebut dijelaskan pawiwahan adalah korban suci yang berfungsi sebagai alat untuk membersihkan dan menyucikan mempelai dari berbagai pengaruh buruk, serta sebagai permohonan anugrah kehadapan Sanghyang Widhu dan Bhatara Leluhur agar pengantin dapat memulai kehidupan baru pada jalan kebenaran.

Tak hanya itu, dalam pernikahan ini kedua mempelai juga diharapkan dapat bebas dari sarwa papa dan wighna dengan harapan dapat menjalani kehidupan dalam suasana tenang, sehati lahir batin, ruku, damai dinamis dan berbahagia. Seperti pernikahan dengan adat lainnya, pernikahan adat Bali juga memiliki baju khusus.

Baju khusus pernikahan adat Bali disebutkan secara rinci dalam buku berjudul Ensiklopedia Seni Dan Budaya 3: Pakaian Nusantara yang ditulis oleh R. Toto Sugiarto (2016: 9) yang menyebutkan bahwa baju adat Bali yang disebut dengan Payas Agung adalah baju adat lengkap dan mewah yang biasanya digunakan oleh Pengantin Bali.

Ilustrasi salah satu rangkaian pernikahan adat Bali. Foto. dok. Artem Beliaikin (Unsplash.com)

Pakaian adat busana Bali memiliki arti keindahan bagi sang pemakainya. Saat melakukan pernikahan digunakan pakaian Payas Agung dengan warna cerah dan menawan yang mencirikan kebahagiaan, kegembiraan bagi kedua calon mempelai. Selain memerlukan baju khusus, kedua mempelai yang ingin melaksanakan pernikahan juga memiliki rangkaian acara adat Bali yaitu:

  • Menentukan Hari Baik

  • Upacara Ngekeb

  • Penjemputan Calon Mempelai Wanita

  • Upacara Mungkah Lawang (Buka Pintu)

  • Upacara Mesegehagung

  • Upacara Mekala-kalaan (Madengen-dengen)

  • Upacara Mewidhi Widana (Natab Banten Beduur)

  • Upacara Mejauman (Ma Pejati)

Pemaparan lengkap mengenai rangkaian upacara adat Bali lengkap dengan ciri khasnya yang dapat Anda ketahui untuk menambah wawasan Anda khususnya tentang macam-macam upacara pernikahan dengan adat di Indonesia (DAP)