Rangkuman Materi Catur Asrama Lengkap dengan Tahap Kehidupannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Agama Hindu adalah salah satu agama yang diakui di Indonesia. Di ajaran agama Hindu, terdapat banyak kekayaan spritual sebagai pedoman hidup umatnya. Berikut adalah rangkuman materi Catur Asrama lengkap dengan pembagian tahap kehidupannya.
Agama Hindu amat mengutamakan keseimbangan dan keharmonisan dalam hidup. Catur Asrama merupakan pedoman dan tahapan hidup yang harus dilewati setiap manusia dalam mencapai tujuan hidupnya.
Rangkuman Materi Catur Asrama
Diambil dari buku Konsep Tri Hita Karana Bagi Anak Usia Dini (2020:68), disebutkan:
"Agama Hindu telah membagi tiap tiap kehidupan manusia ke dalam bagiannya masing masing, yaitu dikenal dengan nama Catur Asrama".
Catur Asrama berasal dari bahasa Sansekerta. Catur yang artinya empat, dan Asrama yang memiliki makna tahapan atau jenjang. Jadi Catur Asrama bisa diartikan empat tahapan kehidupan yang harus dijalani dalam mencapai moksa (ketentraman batin karena lepasnya ikatan duniawi).
Empat tahapan kehidupan dalam Catur Asrama yaitu,
Brahmacari Asrama (0 - 24 tahun). Diambil dari kata Brahma yang artinya ilmu pengetahuan, dan Cari dari asal kata mencari. Jadi Brahmacari Asrama adalah tingkatan hidup saat manusia sedang menuntut ilmu pengetahuan. Masa Brahmacari diawali dengan upacara Upanayana, dan diakhiri dengan pengakuan dan pemberian Samawartana (ijazah).
Grhasta Asrama (24 - 48 tahun). Atau dikenal sebagai fase penting, yaitu pernikahan atau berumahtangga. Pernikahan merupakan salah satu acara suci bagi Umat Hindu. Tahapan Grhasta diawali dengan upacara Wiwaha Samskara (perkawinan), yang artinya adalah pengesahan secara agama dalam rangka kehidupan berumahtangga (melanjutkan keturunan, melaksanakan yadnya/persembahan, dan kehidupan sosial lainnya. Di dalam agama Hindu, istri adalah partner dalam kehidupan (Ardhangini), yang tanpanya tidak dapat dilakukan ritual agama.
Wanaprasta Asrama (48 - 72 tahun). Pada tahapan Wanaprasta Asrama (pensiun), kewajiban rumahtangga sudah mulai berkurang, sehingga seseorang dapat mengabdikan hidupnya untuk mengamalkan ajaran darma guna meraih tingkat spritual yang lebih tinggi.
Sanyasa Asrama (72 - meninggal). Sanyasa Asrama merupakan tingkat terakhir dalam kehidupan manusia Hindu. Dimana ikatan duniawi sudah terlepas, dan sisa hidupnya hanya berbakti kepada Tuhan untuk mencapai moksa. Di tahap ini, umat Hindu dianjurkan untuk memperbanyak kunjungan ke tempat suci dan melakukan persembahan.
Setelah membaca rangkuman materi Catur Asrama dan tahap kehidupannya, diharapkan kita dapat meneladani nilai positif yang bisa diambil dari penjelasan tersebut.(DK)
