Rangkuman Peristiwa G30S/PKI, Upaya Kudeta Pemerintahan Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di bulan September ini, ada satu peristiwa penting bagi bangsa Indonesia, yaitu peristiwa G30S/PKI, suatu upaya kudeta terhadap pemerintahan Indonesia yang sah, yang dilakukan oleh kelompok dari partai komunis. Berikut ini rangkuman peristiwa G30S/PKI, dalam catatan sejarah perjalanan negara Indonesia.
Sejarah Pemberontakan G30S/PKI
Dikutip dari buku Mengapa G30S/PKI Gagal? Suatu Analisis, Samsudin (2004), Gerakan G30S/PKI merupakan Gerakan kudeta atau pemberontakan yang dituding dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) di bawah pimpinan dari DN Aidit. Gerakan ini tujuan utamanya adalah untuk menggulingkan pemertintahan Presiden Soekarno dan mengubah Indonesia menjadi salah satu negara komunis.
Pemberontakan diawali oleh Letkol Untung yang merupakan anggota Cakrabirawa (pasukan pengawal Presiden) memimpin pasukan yang dianggap loyal pada PKI. Gerakan ini mengincar perwira tinggi TNI AD. Tiga dari enam orang yang menjadi target langsung dibunuh di kediamannya. Sedangkan lainnya diculik dan dibawa menuju Lubang Buaya. Jenazah mereka ditemukan selang beberapa hari kemudian.
Keenam perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang menjadi korban dari peristiwa ini adalah :
Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani
Mayor Jendral Raden Soeprapto
Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
Mayor Jendral Siswondo Parman
Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan
Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo
Sedangkan target utama dari tim pemberontak ini adalah panglima TNI AH Nasution, yang berhasil menyelamatkan diri, meski harus mengorbankan putrinya Ade Irma Nasution yang tertembak bersama dengan ajudannya yaitu Lettu Pierre Andrean Tendean.
Setelah kejadian tersebut, Presiden Soekarno memerintahkan kepada Jendral Soeharto untuk membersihkan seluruh unsur pemerintahan dari pengaruh PKI, yang kemudian dinyatakan sebagai dalang dibalik aksi G30S/PKI ini dan menangkap seluruh tokoh yang terlibat termasuk SN Aidit yang sempat melarikan diri.
Anggota organisasi yang dianggap simpatisan atau terkait dengan PKI juga ditangkap. Organisasi-organisasi tersebut antara lain Lekra, CGMI, Pemuda Rakyat, Barisan Tani Indonesia, Gerakan Wanita Indonesia dan lain-lain. Tak hanya oleh pemerintah dan militer, beberapa kelompok masyarakat juga menghancurkan markas PKI di berbagai daerah.
Demikian sejarah singkat dari upaya kudeta yang dilakukan melalui peristiwa G30S/PKI yang menimbulkan korban para perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Rangkuman peristiwa G30S/PKI ini akan selalu menjadi kenangan tak terlupakan oleh negara dan bangsa Indonesia. (WWN)
