Konten dari Pengguna

Rangkuman PPKN Kelas 8 Bab 4 Kurikulum Merdeka: Kebangkitan Nasional

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rangkuman PPKN Kelas 8 Bab 4 Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rangkuman PPKN Kelas 8 Bab 4 Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska

Rangkuman PPKN kelas 8 bab 4 Kurikulum Merdeka dapat dibaca sebelum UTS atau UAS. Rangkuman dapat mempermudah pemahaman materi yang sedang dipelajari oleh peserta didik.

Selain itu, rangkuman juga menguasai konsep-konsep yang sulit untuk dipahami. Dengan demikian, dalam waktu yang singkat, peserta didik mampu memahami bacaan.

Rangkuman PPKN Kelas 8 Bab 4 Kurikulum Merdeka untuk Peserta Didik

Ilustrasi Rangkuman PPKN Kelas 8 Bab 4 Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Julia M Cameron

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah salah satu mata pelajaran yang memiliki banyak materi. Materi-materi pada PPKN perlu dihafal dan dipahami oleh peserta didik. Hal itu karena nantinya akan muncul pada pertanyaan di UTS maupun UAS.

Peserta didik tak perlu khawatir karena dapat membaca rangkuman PPKN kelas 8 bab 4 Kurikulum Merdeka sebelum ujian.

PPKN kelas 8 terdiri dari lima bab. Pada bab 4, peserta didik akan dihadapkan dengan materi tentang kebangkitan nasional dan Sumpah Pemuda. Berikut rangkumannya.

Indonesia telah dijajah oleh Belanda selama ratusan tahun. Selama dijajah tersebut, Belanda mengeluarkan banyak kebijakan. Salah satunya adalah politik etis. Politik etis menyasa pendidikan, peranian, dan kependudukan.

Namun, pendidikan hanya dapat diakses oleh kalangan tertentu. Dari sana muncul kalangan terpelajar yang memberikan warna dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Kalangan terpelajar tersebut kemudian membuat berbagai organisasi pergerakan. Seperti Budi Utomo, Indische Partij, Perhimpunan Indonesia, Partai Nasional Indonesia (PNI), Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama.

Selain itu juga muncul organisasi yang berbasis kedaerahan. Contohnya Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Batak, Jong Islamieten Bond, Jong Celebes, Jong Ambon, dan Jong Minahasa.

Seiring berjalannya waktu, para pemuda menyadari banyak penting untuk membangun persatuan. Akhirnya diselenggarakan Kongres Pemuda I dan II. Kongres Pemuda tersebut menghasilkan Sumpah Pemuda.

Dikutip dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Untuk SMP Kelas VIII, Sapei, et al. (2021), setelah Sumpah Pemuda dideklarasikan, kesadaran sebangsa setanah air yang harus bersatu melawan penjajah Belanda semakin menguat.

Dari Sumpah Pemuda tersebut perjuangan para pemuda tidak lagi bersifat kedaerahan. Melainkan bersifat serta berskala nasional. Tujuannya adalah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sumpah Pemuda mengandung nilai-nilai luhur yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut nilai-nilai luhurnya:

- Nilai persatuan

- Rela berkorban

- Cinta tanah air dan bangsa

- Semangat persaudaraan

- Mengutamakan kepentingan bangsa

- Menerima dan menghargai perbedaan

Baca juga: Informasi Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3 Ketergantungan Antarruang

Demikian rangkuman PPKN kelas 8 bab 4 Kurikulum Merdeka. Perbanyak membaca buku atau rangkumannya agar memahami materi pelajaran. Selamat belajar! (FAR)