Rekomendasi Nama Baptis Katolik untuk Anak Perempuan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam prosesi pembaptisan, seorang imam umumnya akan memanggil seseorang dengan nama baptis katolik miliknya, “..., aku membaptis kamu dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus”.
Melalui nama baptis katolik, kita seakan diingatkan bahwa sebenarnya kita telah bergabung dengan Yesus Kristus dan dipanggil sebagai anak-anak Allah. Nama baptis sejatinya tidak termasuk sebagai syarat demi sahnya baptisan, tapi penggunaan nama baptis merupakan tradisi gereja yang baik dan pantas dilanjutkan.
Nama baptis lebih sering diambil dari nama orang kudus, artinya seorang murid Yesus yang telah hidup dalam kesetiaan kepada Tuhannya. Nama baptis dapat juga menyatakan satu misteri Kristen atau satu kebajikan Kristen.
Tradisi penggunaan nama orang kudus sebagai nama baptis pun sudah ada sejak abad-abad pertama di gereja timur. Menurut buku Perkembangan Gereja Baptis, Ebbie C. Smith, pada abad ke-4, nama orang kudus digunakan seseorang setelah menerima baptisan. St. Yohanes Krisostomus menganjurkan kepada orang tua agar memilihkan nama orang kudus yang memiliki keutamaan hidup Kristiani bagi anak-anaknya. Karena melalui nama baptis, seseorang diharapkan meneladani hidup orang kudus tersebut dalam mengikuti Tuhan.
Rekomendasi Nama Baptis Katolik untuk Anak Perempuan
Berikut beberapa rekomendasi nama baptis Katolik yang diambil dari nama orang kudus, khusus untuk nama anak perempuan.
Abigail (Abbie, Abby): Kebahagiaan untuk ayah. Diambil dari kata “abba” dalam bahasa Ibrani berarti “ayah”
Adrienne (Adria, Adriana): Sejahtera, kaya. Inpirasi dari Santo Adrian of Canterburry
Agatha: Kebaikan. inspirasi dari Santa Agatha
Bernadette: Bernardine: Beruang pemberani. inspirasi: Santa Bernadette dari Lourdes
Bernice (Veronica, Vera): Pembawa kemenangan. Inspirasi: Santa Veronica
Cesca (franscesca, franses, fransiska, siska. Francine): Bebas. Inspirasi: Santo Frances Xavier Cabrini
Chantale: Nyanyian. Inspirasi: Santa Jane Frances de Chantal
Daniella (danielle): Singa Tuhan. Inspirasi: Santo Daniel
Deborah (debra): Lebah. inpirasi: Debbora (dari Kitab Hakim-Hakim Perjanjian Lama)
Eleanora (eleanor, helen, helena): Cahaya. Inspirasi: Santa Helena
Elizabeth: Tuhan telah berjanji. inpirasi: Santa Elizabeth dari Hungari
Evelyn (eva, eve, evita, evi, evelyna): Kehidupan. inspirasi: siti Hawa (eve)
Faith: Iman. inspirasi: Santa Faith
Gemma: Permata. inpirasi: Santa Gemma Galgani
Genevieve: Gelombang putih. inspirasi: Santa Genevieve
Harriet (henrietta, hariette): Penguasa. inspirasi: Santo Henry II
Isabel (isabella): Tuhan adalah sumpahku. Inspirasi: Santa Isabel dari Perancis
Jill (julia, july, juliana, juliet): Tertutup bulu halus. Inspirasi: Santo Julian
Josephine (josefa, josianne, josette): Yang meningkat. Inspirasi: Santo Joseph, ayah dari Yesus
Lilian: Bunga Lili. Inspirasi: Santa Lilian
Maura: Gelap. Inspirasi: Santo Maurice
Nadine (nadia): Harapan. Inspirasi: Santa Hope dari Roma
Rochelle: Bentuk feminin dari laki-laki prancis. Inspirasi: Santo
Vivian (vivianne): Lincah, gesit. Inspirasi: Santa Vivian
Nama anak: Zoe: Kehidupan. Inspirasi: Santa Zoe
Penggunaan nama orang kudus sebagai nama baptis Katolik memiliki empat makna.
Seseorang diharapkan memancarkan keutamaan, kesucian, dan keteladanan orang kudus tersebut.
Kita mengimani bahwa orang kudus menjadi perantara dan membantu seseorang untuk hidup pantas di hadapan Allah.
Nama baptis merupakan simbol hidup baru yang diterima melalui baptisan.
Penggunaan nama orang kudus mengungkapkan makna persekutuan para kudus, yaitu persekutuan Gereja dengan Allah Trinitas dan dengan semua umat beriman yang masih hidup, yang sudah meninggal, dan yang sudah mulia di surga, yakni para kudus. Persekutuan ini mengungkapkan relasi kasih dan keselamatan yang tidak pernah terputus. (DNR)
