Renungan Malam Islami Menyentuh Hati Lengkap dengan Hikmahnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Renungan malam Islami menyentuh hati merupakan materi renungan yang banyak dibaca sebagai bahan untuk memperbaiki diri bagi umat Muslim. Untuk dapat dapat meraih hikmah yang dikandungnya, berikut ini adalah materi renungan malam Islami menyentuh Islami yang dapat Anda pahami.
Materi Renungan Malam Islami Menyentuh Hati Bagi Umat Muslim
Merenungi hal-hal baik untuk memperbaiki diri merupakan hal yang dapat kita lakukan sebagai bahan untuk muhasabah dan meningkatkan kualitas diri. Cukup banyak materi yang dapat direnungkan setiap malam, salah satunya Kumpulan Kisah Teladan Islami: Seri Kisah Inspiratif : Kumpulan Kisah Teladan Islami yang disusun oleh Putra Danayu Publisher (2015:3) yang berjudul Hajar dan Seorang Yahudi berikut ini:
Ibnu Hajar rahimahullah dulu adalah seorang hakim besar Mesir di masanya. Beliau jika pergi ke tempat kerjanya berangkat dengan naik kereta yang ditarik oleh kuda-kuda atau keledai-keledai dalam sebuah arak-arakan. Pada suatu hari beliau dengan keretanya melewati seorang yahudi Mesir.
Si yahudi itu adalah seorang penjual minyak. Sebagaimana kebiasaan tukang minyak, si yahudi itu pakaiannya kotor. Melihat arak arakan itu, si yahudi itu menghadang dan menghentikannya. Si yahudi itu berkata kepada Ibnu Hajar: “Sesungguhnya Nabi kalian berkata: ”Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan surganya orang kafir. ” HR. Muslim
Namun kenapa engkau sebagai seorang beriman menjadi seorang hakim besar di Mesir, dalam arak arakan yang mewah, dan dalam kenikmatan seperti ini. Sedang aku -yang kafir- dalam penderitaan dan kesengsaran seperti ini.” Maka Ibnu Hajar menjawab: “Aku dengan keadaanku yang penuh dengan kemewahan dan kenimatan dunia ini bila dibandingkan dengan kenikmatan surga adalah seperti sebuah penjara.
Sedang penderitaan yang kau alami di dunia ini dibandingkan dengan yang adzab neraka itu seperti sebuah surga.” Maka si yahudi itu pun kemudian langsung mengucapkan syahadat: “Asyhadu anla ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammad rasulullah,” tanpa berpikir panjang langsung masuk Islam. Subhanallah, sangat menakjubkan hadits Rosulullah shallallahu “alaihi wa sallam dalam kisah ini.
Bahan Renungan: Imam An-Nawawi menjelaskan hadits ini: “Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan surganya orang kafir.” “Bahwa setiap mukmin itu dipenjara dan dilarang di dunia ini dari kesenangan-kesenangan dan syahwat-syahwat yang diharamkan dan dibenci. Dia dibebani untuk melakukan ketaatan ketaatan yang terasa berat.
Jika dia meninggal dia akan beristirahat dari hal ini. Dan dia akan berbalik kepada apa yang dijanjikan Allah berupa kenikmatan abadi dan kelapangan yang bersih dari cacat. Sedangkan orang kafir, dia hanya akan mendapatkan dari kesenangan dunia yang dia peroleh, yang jumlahnya sedikit dan bercampur dengan kesusahan dan penderitaan. Dan bila dia telah mati, dia akan pergi menuju siksaan yang abadi dan penderitaan yang selama-lamanya.” Syarah Shahih Muslim No. 5256
Itulah materi renungan malam Islami yang menyentuh hati untuk Anda baca sebagai bahan untuk muhasabah atau memperbaiki diri agar dapat meningkatkan iman sehingga menjadi hamba yang disayangi Allah. (DAP)
