Konten dari Pengguna

Renungan Malam Kristen Harian sebagai Motivasi Hidup

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Renungan Malam Kristen. (Foto: https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Renungan Malam Kristen. (Foto: https://pixabay.com)

Saat ini, kehidupan seperti berjalan sangat cepat dan membuat banyak orang terjebak dalam hiruk pikuk dunia serta rutinitas. Seringkali banyak orang kesulitan untuk menyediakan waktu khusus untuk bersaat teduh atau renungan. Pagi-pagi kita sudah harus meninggalkan rumah untuk beraktivitas/bekerja dan pulang ketika hari sudah gelap.

Kesibukan dan rasa lelah membuat kita seringkali kehilangan minat untuk mengambil waktu renungan. Sebagai umat Kristen yang baik, sebaiknya kita harus selalu bersekutu dengan Tuhan dan menyisihkan waktu khusus untuk bersaat teduh.

Bagi kamu yang ingin memulai untuk melakukan renungan malam, artikel kali ini akan membahas tentang renungan malam Kristen harian sebagai motivasi hidup.

Renungan Malam Kristen: Motivasi Hidup yang Benar

Renungan Malam Kristen. (Foto: https://pixabay.com)

“Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.” – Amsal 16: 2

Berikut renungan malam Kristen harian tentang motivasi hidup yang benar yang dikutip dari buku Renungan Harian Kristen: Metanoia yang ditulis oleh Feri Fajar Ento (2019: 2).

Banyak orang yang mengira bahwa dalam hidupnya sudah melakukan hal-hal benar atau setidaknya sudah cukup melakukan banyak hal untuk memenuhi tanggung jawabnya. Di sisi lain ada juga yang sudah berusaha dengan keras namun masih mengalami banyak kekurangan atau kegagalan. Jadi apa sebenarnya ukuran sebuah keberhasilan?

Dalam sekolah, seorang pelajar dikatakan berhasil apabila memperoleh prestasi secara akademik ataupun non-akademik. Tetapi dalam hal berbuat kebaikan atau melayani di Gereja, keberhasilan sangatlah sulit untuk diukur. Ada yang mengira bahwa pelayanan musik adalah segala-galanya, tetapi ada juga yang mengira bhwa menjadi ketua persekutuan remaja berarti memimpin dalam segala hal.

Lalu, apa sebenarnya yang menjadi ukuran keberhasilan? Dalam Amsal 16: 2, Firman Tuhan berkata, bahwa setiap orang memiliki ukurannya terhadap sesuatu dan sering menganggap bahwa yang dilakukannya adalah yang paling benar. Namun, hanya Tuhan yang mengetahui kualitas hati seseorang. Maka, umat Kristen harus terlebih dahulu mengetahui motivasi untuk melakukan sesuatu yang benar. Marilah hidup dengan motivasi hidup yang benar bersama Tuhan dan sesama.

Itulah renungan malam Kristen harian tentang motibasi hidup yang benar. Semoga kasih Kristus selalu menyertaimu! (CHL)