Renungan Malam Kristen tentang Ucapan Syukur

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai umat Kristen, sebelum beranjak tidur, ada baiknya untuk membaca renungan malam Kristen. Dilansir dari buku 100 Renungan Doa: Menjadikan Doa Lebih dari Sekadar Rutinitas, Harison J. Ompusunggu, (2021:35), renungan malam Kristen bisa memberi kita kekuatan di tengah badai kehidupan ini.
Renungan Malam Kristen tentang Ucapan Syukur
Berikut adalah salah satu renungan malam Kristen tentang ucapan syukur yang bisa dibaca dan dihayati sebelum memejamkan mata:
"Karena Allah kami nyanyikan puji-pujian sepanjang hari, dan bagi nama-Mu kami mengucapkan syukur selama-lamanya.” (Mazmur 44:9)
Mazmur ini dilantunkan oleh Daud di tengah-tengah pelarian, akibat dikejar-kejar oleh Raja Saul untuk dibunuh.
Kondisi Daud kala itu seolah telur di ujung tanduk. Bagaimana tidak? Di mana pun ia bersembunyi, selalu ada tentara Raja Saul yang menemukannya dan berikhtiar unfuk membunuhnya.
Meskipun sedang dikelilingi ketakutan yang luar biasa, tetapi Daud tetap mengambil sikap untuk mengucap syukur kepada Allah.
Hal itu dapat terjadi karena ketika mengucap syukur, kita bisa menghargai apa yang Tuhan kerjakan di dalam hidup kita, bahkan di dalam situasi yang sangat buruk sekalipun, seperti yang dialami oleh Daud.
Mengucap syukur tidak hanya dilakukan saat kondisi kita baik-baik saja, tetapi bisa dilakukan setiap saat, karena rasa syukurlah yang membuat hidup kita lebih bahagia dan tenang, meskipun sedang berada di tengah kondisi yang tidak diharapkan.
Rasa syukur memang tidak sontak mengubah keadaan sulit menjadi mudah, tetapi mampu mendatangkan damai sejahtera di dalam hati kita. Dengan bersyukur, kita akan mengalami kebahagiaan yang besar dan mampu menjalan hubungan yang baik dengan Tuhan maupun sesama manusia.
Oleh karena itu, apa pun yang terjadi di dalam hidup ini, marilah tetap bersyukur, karena Allah menghendaki ucapan syukur kita, sesuai ayat berikut:
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18)
Setelah membaca renungan malam Kristen tentang ucapan syukur di atas, mari evaluasi diri kita masing-masing. Apakah kita juga sudah senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan?
