Konten dari Pengguna

Ringkasan Materi dan Contoh Soal Gay Lussac dalam Pelajaran Fisika SMA

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal Gay Lussac. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal Gay Lussac. Sumber: Pexels/Pixabay

Ringkasan materi dan contoh soal Gay Lussac merupakan tambahan bahan belajar yang baik bagi siswa SMA. Substansi tersebut termasuk tambahan bahan belajar yang baik karena memiliki pembahasan yang lengkap.

Ringkasan materi dapat membantu siswa SMA mengulas kembali ingatan tentang Hukum Gay Lussac dalam pelajaran Fisika. Kemudian, keberadaan contoh soal dapat membuat siswa memahami implementasi rumus Gay Lussac dalam menyelesaikan soal Fisika.

Ringkasan Materi Gay Lussac

Ilustrasi Contoh Soal Gay Lussac. Sumber: Pexels/Pixabay

Gay Lussac merupakan nama ilmuwan yang biasa muncul dalam pembahasan sains, terutama pada mata pelajaran Fisika dan Kimia. Salah satu hasil pemikiran Gay Lussac yang terkenal dalam ilmu fisika adalah Hukum Gay Lussac.

Hukum tersebut merupakan bagian dari persamaan umum gas ideal. Hukum Gay Lussac adalah hukum perbandingan volume.

Dikutip dari buku Kumpulan Rumus Terlengkap: Matematika, Fisika, Kimia, Untara (2015: 316), bila diukur pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana.

Berdasarkan kondisi tersebut, diketahui bahwa Hukum Gay Lussac berlaku pada proses yang bersifat isokhoris. Maksud dari isokhoris, yaitu pada saat volume gas tetap (v = tetap). Adapun rumus dari Hukum Gay-Lussac, yaitu:

P1/T1 = P2/T2

Keterangan:

T1 = suhu mutlak mula-mula

T2 = suhu mutlak akhir

P1 = tekanan mula-mula

P2 = tekanan akhir

Contoh Soal Gay Lussac dalam Pelajaran Fisika

Ilustrasi Contoh Soal Gay Lussac. Sumber: Pexels/Antonio Friedemann

Setiap materi sains yang memiliki rumus membutuhkan pembelajaran komprehensif untuk memahaminya secara utuh. Pembelajaran komprehensif tersebut meliputi pemahaman terhadap materi serta implementasi rumus.

Cara untuk memahami implementasi rumus tersebut adalah menyimak contoh soal yang lengkap dengan jawabannya. Dikutip dari buku Fisika Kelompok Teknologi, Pauliza (2008: 51 – 52), berikut contoh soal Gay Lussac beserta jawabannya.

Setelah melakukan perjalanan, ban mobil dalam keadaan dingin dengan suhu 300 K dan memiliki tekanan 2 atm. Ketika dalam perjalanan, ban menjadi panas dengan suhu 350 K. Jika volume gas pada ban dianggap konstan, berapa tekanan ban sekarang?

Diketahui:

T1 = 300 K

P1 = 2 atm

T2 = 350 K

Ditanyakan:

Nilai P2

Jawaban:

Pada kasus tersebut berlaku Hukum Gay Lussac (proses isokhorik).

P1/T1 = P2/T2

P2 = P1T2/T1

P2 = (2 x 350) / 300

P2 = 2,33

Jadi, tekanan gasnya adalah 2,33 atm.

Baca juga: Rumus dan Contoh Soal Koefisien Muai Panjang dalam Pembelajaran Fisika

Berdasarkan ringkasan materi dan contoh soal Gay Lussac, jelas bahwa kondisi utama dari Hukum Gay Lussac adalah isokhorik. Maksud dari isokhorik adalah kondisi ketika volume gas tetap atau konstan. (AA)