Konten dari Pengguna

Ringkasan Materi Panca Yama dan Nyama Brata dalam Agama Hindu

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ringkasan Materi Panca Yama dan Nyama Brata  Sumber Unsplash/Sonika Agarwal
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ringkasan Materi Panca Yama dan Nyama Brata Sumber Unsplash/Sonika Agarwal

Panca Yama dan Nyama Brata merupakan panduan ajaran luhur dalam agama Hindu. Ringkasan materi Panca Yama dan Nyama Brata diberikan untuk membantu umat Hindu dalam menjalankan ajaran agamanya.

Ajaran Panca Yama dan Nyaman Brata merupakan rambu-rambu yang dapat menuntun karakter manusia menjadi anggota masyarakat yang santun. Ajaran ini memiliki nilai esensial dalam menuntun manusia agar hidup saling rendah hati, saling mengingatkan, dan saling menghormati.

Ringkasan Materi Panca Yama dan Nyama Brata yang Padat dan Singkat

Ilustrasi Ringkasan Materi Panca Yama dan Nyama Brata Sumber Unsplash/Sonika Agarwal

Panca Yama dan Nyama Brata menjadi bagian dari aturan moralitas hubungan manusia dalam ajaran Hindu. Dikutip dari buku Pergulatan Ideologi Umat Hindu dan Islam, Susilo Edi Purwanto (2023:90), berikut adalah ringkasan materi Panca Yama dan Nyama Brata bagi umat Hindu.

1. Panca Yama

Panca Yama adalah lima jenis pengendalian diri berdasarkan atas usaha menjauhi larangan agama sebagai norma kehidupan. Tujuan ajaran ini untuk menuju kesempurnaan dan kesucian jasmani.

Panca Yama merupakan tuntunan lima macam cara untuk mengendalikan diri. Kelima jenis pengendalian diri tersebut meliputi antara lain:

  1. Ahimsa, yaitu tidak membunuh atau menyakiti makhluk lainnya.

  2. Brahmacari, yakni tidak melakukan hubungan kelamin selama menuntut ilmu.

  3. Satya, yaitu tidak mengingkari janji.

  4. Awyawaharika, yakni tidak suka bertengkar dan cinta kedamaian.

  5. Asteya, yaitu tidak mencuri milik orang lain.

2. Nyama Brata

Nyama Brata merupakan pengendalian diri tingkat lanjut dari Panca Yama Brata. Berbeda dengan Panca Yama, Nyama Brata lebih bersifat batiniah.

Tujuan Nyama Brata adalah untuk membina dan mengembangkan sifat-sifat bakti kepada Tuhan melalui pengendalian kemauan dan pantangan-pantangan menurut ajaran Hindu. Dasa Nyama Brata memuat sepuluh pengendalian diri sebagai berikut.

  1. Dana merupakan pemberian sedekah.

  2. Ijya, yaitu pemujaan terhadap Sang Hyang Widhi dan leluhur.

  3. Tapa adalah menggembleng diri untuk meningkatkan daya tahan.

  4. Dhyana, yakni tekun dalam memusatkan pikiran terhadap Sang Hyang Widhi.

  5. Swadayaya, yaitu mempelajari dan memahami ajaran-ajaran suci.

  6. Upasthanigraha, yakni mengendalikan hawa napsu kelamin.

  7. Brata merupakan taat akan sumpah.

  8. Upawasa adalah menjalankan puasa.

  9. Mona, yaitu membatasi perkataan.

  10. Snana, yakni melakukan penyucian diri tiap-tiap hari dengan cara membersihkan badan dan bersembahyang.

Baca juga: Pengertian Alam Semesta Menurut Ajaran Agama Hindu untuk Dipelajari

Demikian ringkasan materi Panca Yama dan Nyama Brata yang mudah dipahami. Baik Panca Yama maupun Nyaman Brata, memiliki berbagai jenis pengendalian diri sebagai tuntunan hidup bagi umat Hindu. (DK)