Konten dari Pengguna

Ringkasan Materi Zat Adiktif pada Pelajaran IPA Kelas 8 Bab 5

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ringkasan materi zat adiktif. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ringkasan materi zat adiktif. Sumber: pexels.com

Dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA untuk kelas 8, terdapat sejumlah materi yang harus dipelajari siswa. Salah satunya adalah tentang ringkasan materi zat adiktif.

Oleh karena itulah, memasuki semester baru, banyak siswa yang mencari informasi tersebut. Tujuannya agar siswa dapat memahami materi dengan baik dan nantinya bisa mengerjakan soal-soal ujian yang diberikan guru.

Ringkasan Materi Zat Adiktif dalam Pelajaran IPA

Ilustrasi ringkasan materi zat adiktif. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Rumus Pocket Fisika SMP/MTs Kelas 7, 8, 9, Tim Kompas Ilmu (2020:262), zat adiktif adalah zat yang apabila dikonsumsi dapat mengakibatkan ketagihan atau kecanduan, baik fisik maupun psikologis. Menariknya, zat adiktif juga menjadi salah satu materi yang diajarkan dalam mata pelajaran IPA.

Oleh karena itu, bagi siswa kelas 8 yang sedang mencari ringkasan materi zat adiktif, berikut adalah ulasan selengkapnya.

1. Zat Adiktif

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa zat adiktif adalah zat yang apabila dikonsumsi menyebabkan ketergantungan (adiksi) atau ingin menggunakan secara terus-menerus. Zat adiktif ini dikelompokkan menjadi tiga, yakni narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Narkotika merupakan zat adiktif yang berasal dari tumbuhan dan dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri, dan menyebabkan ketergantungan pada penggunanya. Kelompok ini dibagi lagi ke dalam tiga golongan, yakni:

  • Narkotika golongan I sangat berbahaya, berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan dan tidak digunakan dalam pengobatan, seperti putaw dan ganja.

  • Narkotika golongan II berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan dan dapat digunakana sebagai pilihan terakhir dalam pengobatan, seperti morfin.

  • Narkotika golongan III berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan digunakan dalam pengobatan, seperti kodein.

Psikotropika adalah obat yang mengandung psiko-aktif yang bisa memengaruhi mental dan fisik seseorang serta digolongkan menjadi empat kategori, yakni:

  • Psikotropika golongan I berpotensi sangat kuat menyebabkan ketergantungan, tidak digunakan sebagai obat, seperti ekstaksi.

  • Psikotropika golongan II berpotensi kuat menyebabkan ketergantungan, sangat terbatas digunakan sebagai obat, seperti amfetamin.

  • Psikotropika golongan III merupakan jenis obat yang memiliki daya adiktif sedang dan dapat digunakan untuk keperluan penelitian dan pengobatan.

  • Psikotropika golongan IV berpotensi rendah menyebabkan ketergantungan, sangat luas digunakan sebagai obat, seperti kolbazam.

2. Dampak Penggunaan Zat Adiktif

Dampak dari penggunaan zat adiktif, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang, cenderung berbeda=beda. Contohnya, seperti efek jangka panjang heroin dan opium adalah dapat mengakibatkan ketergantungan, overdosis, hingga risiko tertular HIV/AIDS.

Sedangkan efek jangka pendeknya adalah dapat menghilangkan rasa nyeri, mengurangi ketegangan, hingga munculnya perasaan, seperti mimpi dan mengantuk.

3. Upaya Pencegahan Diri dari Bahaya Narkoba

  • Mengenal dan menilai diri sendiri.

  • Meningkatkan harga diri.

  • Meningkatkan rasa percaya diri.

  • Terampil dalam mengatasi masalah dan mengambil keputusan.

  • Memilih pergaulan yang baik dan berani menolak narkoba.

Baca Juga: Ringkasan Materi IPS Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka

Demikian ringkasan materi zat adiktif yang terdapat dalam mata pelajaran IPA kelas 8 bab 5. Semoga bermanfaat. (Anne)