RSVP: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

RSVP adalah salah satu pengertian yang mungkin masih belum familiar di kalangan masyarakat. Biasanya, kata ini dicantumkan dalam sebuah undangan. Bagi masyarakat awam, tentu istilah ini cukup asing dan maknanya belum diketahui.
Hal ini wajar, mengingat dalam budaya di Indonesia memang tidak mengenal istilah tersebut. Meskipun demikian, tidak ada salahnya mengulik artinya untuk menambah wawasan dan bisa bisa mengambil sikap yang tepat ketika mendapatkan ucapan RSVP.
Pengertian RSVP
RSVP adalah kata yang biasanya tercantum dalam undangan, tepatnya di bagian akhir. Mengutip buku Cerdas Ber-email: Memaksimalkan Fungsi Email untuk Komunikasi Online yang Efektif oleh Widya Aryo Damar (2010), RSVP merupakan singkatan yang berasal dari Bahasa Prancis “répondez s'il vous plait”.
Arti dari kalimat tersebut adalah tolong tanggapi. Dalam Bahasa Inggris, kalimat ini disebut dengan “please respond”. Jika RSVP tertera dalam undangan, maka tuan rumah meminta tamu untuk memberikan tanggapan terkait hadir atau tidaknya di acara tersebut.
Dengan kata lain, RSVP dicantumkan untuk memberitahu tamu bahwa penerima undangan perlu melakukan konfirmasi sebelum datang ke acaranya.
Sebagai bentuk penghormatan pada tuan rumah, maka undangan yang memuat kata RSVP perlu dibalas. Biasanya, hal ini diberikan tenggat waktu sebelum hari-H.
Jika memiliki kendala atau acara yang mendesak, maka penerima undangan harus memberikan konfirmasi. Sebaliknya, jika tidak memberikan respon pada undangan tersebut, maka akan dianggap tidak hadir dan fasilitas yang akan diberikan dibatalkan.
Tujuan RSVP
Tujuan tuan rumah mencantumkan RSVP adalah memastikan bahwa orang yang mereka undang akan hadir atau tidak ke acara yang diselenggarakannya. Dalam budaya Prancis, R.S.V.P. digunakan sebagai media untuk memberikan konfirmasi kehadiran para undangan.
Jika undangan yang diterima ada keterangan RSVP, maka penerima undangan perlu merespon ke pihak pengundang. Hal ini supaya pengundang bisa menentukan atau memperkirakan jumlah konsumsi yang harus mereka siapkan untuk para tamu yang datang.
Dalam undangan formal, biasanya menyiapkan kartu beserta amplopnya sendiri. Kartu beserta amplop tersebut digunakan oleh para tamu untuk membalas undangan.
Adapun untuk undangan informal, maka tuan rumah hanya menyiapkan nomor telepon atau email yang disertai petunjuk untuk membalas undangan.
Contoh RSVP
Agar semakin memahami tujuan RSVP, simak contohnya di bawah ini:
RSVP, kindly respond by th Sunday 18th September 2019
RSVP, we sincerely hope you can attend. Kindly respond by Oct 14, 2022
RSVP, don’t be tardy to this party. Please respond by August 14th
RSVP. please could you kindly respond by Sunday, 22th May 2022
Baca juga: 20 Caption Undangan Pernikahan yang Menarik
RSVP adalah ungkapan yang bisa digunakan untuk undangan yang bersifat formal maupun nonformal. Dengan mencantumkan kata ini, maka tuan rumah dapat memperoleh kepastian terkait tamu yang hadir di pesta yang diadakan. (DLA)
