Rukun Shalat Idul Adha dan Bacaan Niatnya

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rukun shalat idul adha merupakan hal yang wajib kita penuhi agar amalan ibadah sunnah tersebut dianggap sah dan diterima oleh Allah SWT. Hal ini sendiri telah dijelaskan oleh Rasulullah dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari.
“Suatu ketika Rasulullah SAW masuk ke dalam masjid kemudian masuklah orang lain yang kemudian menunaikan sholat. Setelah itu, ia datang dan memberi salam pada Rasulullah SAW, lalu beliau menjawab salamnya. Rasulullah sAW berkata, "Ulangilah shalatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah shalat." Lalu ia pun sholat dan datang lalu memberi salam pada Rasulullah SAW. Dia tetap berkata yang sama seperti sebelumnya, "Ulangilah sholatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah sholat." Sampai diulangi hingga tiga kali. Orang yang jelek sholatnya tersebut berkata, "Demi yang mengutusmu membawa kebenaran, aku tidak bisa melakukan sholat sebaik dari itu. Makanya ajarilah aku," Rasulullah SAW lantas mengajarinya dan bersabda, "Jika engkau hendak sholat, maka bertakbirlah. Kemudian bacalah ayat Al Quran yang mudah bagimu. Lalu rukuklah dan sertai thuma'ninah ketika rukuk. Lalu bangkitlah dan beri'tidallah sambil berdiri. Kemudian sujudlah sertai thuma'ninah ketika sujud. Kemudian bangkitlah dan duduk antara dua sujud sambil thuma'ninah. Kemudian sujud kembali sambil disertai thuma'ninah ketika sujud. Lakukan seperti itu dalam setiap sholatmu." (HR Bukhari)
Rukun Shalat Idul Adha yang Wajib Dipenuhi Agar Ibadah Sah
Adapun rukun shalat idul adha yang harus dipenuhi agar nilai ibadahnya dianggap sah ialah sebagai berikut:
1. Wudhu. Sebelum menunaikan ibadah sholat, kita diwajibkan untuk mensucikan diri dari segala hasat atau najis dengan berwudhu
2. Niat Sholat. Bacalah niat sholat idul adha dalam hati dengan bacaan berikut ini:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــــــالَى
Ushallii sunnatan liidil adha rok'ataini (makmuman/imaaman) lillahi ta'alaa
Artinya: "Aku berniat salat Idul Adha dua rakaat (sebagai makmum/imam) karena Allah ta'ala."
3. Berdiri. Salah satu rukun shalat idul adha ialah dilakukan dalam posisi berdiri bagi yang mampu. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasululllah: "Shalatlah dalam keadaan berdiri. Jika tidak mampu, kerjakanlah dalam keadaan duduk. Jika tidak mampu lagi, maka kerjakanlah dengan tidur menyamping." (HR Bukhari).
4. Takbiratul Ikhram. Membaca takbiratul ikhram (allahu akbar) merupakan rukun sholat idul adha selanjutnya. Pada tata cara sholat idul adha, kita juga akan melakukan 7 kali takbir dengan membaca “Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar” pada rakaat pertama. Dan membaca takbir tersebut sebanyak 5 kali pada rakaat kedua.
5. Membaca Al Fatihah. Membaca surat Al Fatihah pada setiap rakaat shalat adalah sebuah keharusan agar ibadah tadi dianggap sah. "Tidak ada shalat (artinya tidak sah) orang yang tidak membaca Al Fatihah." (HR Abu Daud). Setelah membaca al Fatihah, kita disunahkan untuk membaca surat pendek lainnya.
6. Ruku’ dengan Thuma’ninah
7. I’tidal dengan Thuma’ninah
8. Sujud dengan Thuma’ninah
9. Duduk diantara dua sujud dengan Thuma’ninah
10. Duduk dengan tasyahud akhir lalu salam
Saat menunaikan ibadah sholat idul adha di masjid pada 10 Dzulhijjah nanti, tunaikanlah rukun shalat idul adha di atas agar amalan ibadah kita semakin afdhol, sah dan dapat diterima oleh Allah SWT ya! (HAI)
