Rukun Umroh dan Tata Cara Pelaksanaannya yang Benar bagi Umat Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran Islam salah satu kewajiban umat Islam adalah melaksanakan ibadah haji. Karena ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima, jadi menjadi kewajiban bagi setiap muslim untuk menjalankan ibadah tersebut. Namun ibadah haji sendiri memiliki catatan penting karena diwajibkan bagi yang sudah mampu. Untuk saat ini ibadah haji memiliki waktu tunggu yang cukup lama, salah satu alternatif yang bisa diambil oleh umat muslim adalah melaksanakan ibadah umroh. Umroh memang memiliki perbedaan dengan ibadah haji, salah satu perbedaannya adalah dari segi rukunnya. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai rukun umroh dan tata cara pelaksanaannya yang benar bagi umat Islam.
Rukun Umroh dalam Islam
Dalam menjalankan ibadah umroh ada lima rukun yang wajib dilaksanakan dan tidak boleh ada yang terlewatkan. Dikutip dari buku Saya Bisa Manasik haji karya A. Latif Usman, (2011: 13) lima rukun umroh adalah Ihram, tawaf, sa'i, bercukur, dan tertib.
Ihram atau niat menjadi kegiatan untuk mengawali ibadah umroh. Selain niat sebelum melakukan ibadah umroh seorang muslim juga wajib mengenakan pakaian ihram atau kain tanpa jahitan dan melafalkan niat dari miqat atau titik awal memulai ibadah umroh.
Tawaf merupakan rukun umroh yang kedua. Tawaf adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali. Titi awal memulai tawaf adalah di Hajar Aswad. Saat melakukan tawaf sangat dianjurkan untuk mengusap Hajar Aswad. Karena Ka'bah selalu ramai oleh umat Islam maka jika tidak memungkinkan untuk mengusap Hajar Aswad maka bisa dengan melambaikan tangan.
Sai menjadi rukun umroh yang ketika, sai sendiri adalah kegiatan berlari-lari kecil dari Bukit Shafa menuju Bukit Marwah. Sai dilakukan sebanyak tujuh kali, pada melakukan sai tidak ada bacaan doa yang dikhususkan jadi diperbolehkan untuk membaca doa sesuai dengan yang diinginkan.
Tahalul atau mencukur adalah rukun umroh yang keempat. Tahallul sendiri memiliki makna melepaskan diri dari ihram atau mencukur rambut. Tahalul dilakukan di luar Masjidil Haram di dekat Bukit Marwah.
Tertib adalah rukun umroh yang terakhir, jadi dalam melaksanakan ibadah umroh harus dilakukan secara tertib dan urut sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan pastikan jangan lewatkan setiap rangkaian ibadah umroh.
Jadi, di atas ada lima rukun umroh yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang menjalankan ibadah umroh dan tata caranya, jadi jangan sampai ada yang terlewat agar ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT. (WW)
