Konten dari Pengguna

Rumus Katrol Majemuk, Tetap Tunggal, dan Bebas Bergerak

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Katrol Majemuk, Foto Pexels Max Fischer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Katrol Majemuk, Foto Pexels Max Fischer

Fisika adalah ilmu yang sangat penting di kehidupan. Dengan Fisika, kita bisa mengetahui fenomena-fenomena yang terjadi di alam semesta. Tidak hanya sampai situ saja, ilmu Fisika juga bisa dimanfaatkan agar bisa memudahkan kehidupan manusia. Contoh saja pembuatan katrol. Pembuatan katrol berawal dari penemuan bahwa bila kita menggunakan tuas, maka pekerjaan kita akan menjadi lebih mudah.

Berangkat dari penemuan itulah katrol diciptakan untuk membantu meringankan pekerjaan manusia. Ada 3 jenis katrol yang diciptakan manusia, yaitu katrol majemuk, tetap tunggal, dan bebas bergerak. Berikut rumus katrol majemuk dan katrol lainnya agar kamu lebih memahami cara kerja katrol.

Rumus Katrol Majemuk, Tetap Tunggal, dan Bebas Bergerak

Apa itu katrol? Mengutip buku RPAT untuk SD oleh Afin Murtie (2014:99), katrol adalah alat yang terdiri dari roda kecil yang berputar pada porosnya serta memiliki alur tertentu.

Seperti yang sudah dipaparkan di paragraf pertama, ada 3 jenis katrol yang biasa digunakan di kehidupan sehari-hari. Pertama adalah katrol majemuk. Katrol ini terdiri lebih dari satu katrol dan biasa digunakan sebagai peralatan panjat tebing dan mobil derek. Rumus katrol majemuk adalah:

W = 2 . F . n

Di mana:

W = beban dengan satuan Newton

F = kuasa dengan satuan Newton

n = jumlah katrol pada tiap blok

Ilustrasi Rumus Katrol Majemuk, Foto Pexels Max Fischer

Jenis katrol kedua adalah katrol tetap tunggal. Katrol ini terdiri dari satu katrol dan tidak bisa berpindah. Contoh dari katrol ini adalah alat timba sumur. Rumus katrol tetap tunggal adalah:

F = W

Di mana:

W = beban dengan satuan Newton

F = kuasa dengan satuan Newton

Jenis katrol ketiga adalah katrol bebas. Katrol ini terdiri dari satu katrol namun bisa berpindah. Contoh katrol bebas adalah alat untuk mengangkut bahan bangunan pada pembangunan gedung tinggi dan alat untuk mengangkut peti kemas di pelabuhan. Rumus katrol bebas adalah:

F = ½ W

Di mana:

W = beban dengan satuan Newton

F = kuasa dengan satuan Newton

Demikian rumus gaya pada katrol majemuk, tetap tunggal, dan bebas. Semoga kamu bisa semakin memahami cara kerja katrol. (LOV)