Konten dari Pengguna

Rumus Kecepatan Linear beserta Definisi dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumus Kecepatan Linear, Foto: naifun.com
zoom-in-whitePerbesar
Rumus Kecepatan Linear, Foto: naifun.com

Setiap benda yang bergerak memiliki kecepatan masing-masing. Dilansir dari buku Contekan Rumus Fisika - Paling Lengkap untuk SMA, karya Bayu (2010: 13), benda Arah dari kecepatan linear sendiri selalu berubah sesuai araj lintasan yang ditempuh, sementara nilai kecepatan linear selalu kontan alias tak pernah berubah. Untuk menghitungnya, diperlukan rumus kecepatan linear beserta contoh pengerjaannya.

Definisi Kecepatan Linear

Kecepatan linear atau sering disebut dengan kecepatan tangensial adalah kecepatan yang dimiliki suatu benda saat bergerak secara melingkar dengan arah menyinggung lintasan putarnya. Itu berarti arah kecepatan linear akan selalu tegak lurus (90 derajat) dengan jari-jari lingkaran.

Rumus Kecepatan Linear

Kecepatan Linear pada Gerak Melingkar

v= s / t

v= kecepatan

s= panjang busur

t= waktu

Kecepatan Linear untuk Berputar Satu Kali Putaran Penuh

v= keliling lingkaran / waktu

Keterangan: untuk berputar satu kali putaran penuh, panjang busur (s) yang ditempuh oleh benda itu sama dengan keliling lingkaran

Kecepatan Linear Menggunakan Periode

v = 2πr/t

v = kecepatan linear

π= 22/7 atau 3,14

r= jari-jari lingkaran

t= periode

Kecepatan Linear Menggunakan Frekuensi

v = 2πrf

v = kecepatan linear

π= 22/7 atau 3,14

r= jari-jari lingkaran

f= frekuensi

Rumus untuk Mencari Periode

t= 1/f

t= periode

f= frekuensi

Contoh Soal dan Jawaban

1. Sebuah batu diikat dengan tali, lalu diputar sampai bergerak melingkar beraturan dengan jari-jari lingkaran 1 m. Batu tersebut melakukan ½ kali putaran setiap detiknya. Berapa periode dan kecepatan linear dari batu itu?

Diketahui: r= 1 m dan f = ½ kali

Ditanya: t (periode)

Jawaban:

t= 1/f

t= 1/½

t= 2 sekon alias 2 detik

v= 2πr/t

v= (2 × 3,14 × 1)/2

v= 3,14

Jadi, periode dari batu itu adalah 2 detik dan kecepatan linearnya adalah 3,14 m/s alias 3,14 meter per detik.

2. Sebuah roda sepeda berputar sebanyak 10 kali putaran per detik dengan kecepatan tangensial 16 m/s. Tentukan panjang dari diameter roda sepeda itu!

Diketahui:

f= 10 hertz

v= 16 m/s

Ditanya= d (diameter)

Jawaban:

v= 2πrf

r= v/2πf

r= 16/(2 × 3,14 × 10)

r= 16/62,8

r= 0,254 m

r = ½ d

d = 2r

d = 2 × 0,254 m

d = 0,508 m = 50,80 cm

Jadi, panjang dari diameter roda sepeda itu adalah 50,80 cm.

Demikianlah penjelasan mengenai rumus kecepatan linear beserta definisi dan contohnya. Selamat belajar! (BR)