Konten dari Pengguna

Rumus Ketinggian Maksimum pada Gerak Parabola

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Ketinggian Maksimum, Foto Pexels Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Ketinggian Maksimum, Foto Pexels Karolina Grabowska

Banyak hal bisa terjadi di alam semesta kita yang luas ini. Oleh sebab itu, manusia memerlukan ilmu untuk mempelajari fenomena-fenomena ilmiah di alam semesta agar manusia bisa semakin memahami bahkan memanfaatkan fenomena-fenomena tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu ilmu tersebut adalah ilmu Fisika. Ilmu Fisika adalah salah satu ilmu yang penting dalam kehidupan karena Fisika mempelajari tentang sifat serta gejala alam yang terjadi di kehidupan. Oleh karena itu, Fisika telah diajarkan kepada masyarakat sejak bangku sekolah. Nah untuk membantumu memahami Fisika, simak ulasan di bawah ini mengenai rumus ketinggian maksimum yang terjadi pada gerak parabola.

Rumus Ketinggian Maksimum

Sebelum ke pembahasan lebih lanjut, apakah kamu sudah tahu apa itu gerak parabola? Mengutip buku Fisika Kelompok Teknologi oleh Ahmad Saripudin, S.Si., dkk (2008:21), gerak parabola adalah gerak yang lintasannya berupa parabola, misalnya gerakan bola voli atau kok pada permainan bulu tangkis. Jadi, lintasan gerak ini terlihat seperti setengah lingkaran.

Pada gerak parabola, sebuah benda akan meluncur ke atas hingga mencapai ketinggian maksimum dan akhirnya turun lagi karena tarikan gravitasi Bumi. Nah, rumus ketinggian maksimum pada gerak parabola adalah:

h.maksimum = v.o kuadrat . sin kuadrat α / 2g

Di mana:

h.maksimum = ketinggian maksimum yang bisa dicapai sebuah benda dalam gerak parabola dengan satuan meter

v.o = kecepatan awal dari sebuah benda saat meluncur dengan satuan meter per second

α = sudut elevasi gerak parabola

g = percepatan gravitasi bumi dengan satuan meter per second kuadrat

Ilustrasi Rumus Ketinggian Maksimum, Foto Pexels Pixabay

Sebagai contoh, bila ada peluru ditembakkan dengan kecepatan awal 60 m/s, sudut elevasi 30 derajat dan percepatan gravitasi 10 m/s^2, maka ketinggian maksimumnya adalah:

h.maksimum = v.o kuadrat . sin kuadrat α / 2g

h.maksimum = 60^2 . sin^2 30 derajat / 2 . 10

h.maksimum = 3.600 . 0.25 / 20

h.maksimum = 900 / 20

h.maksimum = 45 meter

Demikian rumus ketinggian maksimum gerak parabola beserta contohnya. Semoga kamu semakin memahami materi ini. (LOV)