Rumus Momen Gaya Lengkap dengan Contoh Pengaplikasiannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumus momen gaya merupakan materi penting dalam mata pelajaran fisika yang perlu dikuasai bagi siswa. Untuk mengenal lebih jauh apa itu momen gaya dan rumusnya, mari kita simak ulasan lengkap tentang pengertian dan rumus momen gaya lengkap dengan contoh pengaplikasiannya dalam kehidupan.
Baca juga: Nama Alat Pengukur Gaya beserta Cara Menggunakannya
Rumus Momen Gaya Lengkap dengan Contoh Pengaplikasiannya dalam Kehidupan
Setiap benda yang diberi gaya tentu akan mengalami perubahan, baik itu dalam segi bentuk maupun arah gerak. Benda yang bergerak dengan berotasi pada suatu benda dikenal sebagai momen gaya atau torsi. Penjelasan lengkap mengenai apa itu torsi atau momen gaya dipaparkan dalam buku Fisika Kelompok Teknologi yang ditulis oleh Osa Pauliza (2008: 75).
Tertulis dalam buku tersebut bahwa momen gaya atau torsi merupakan besaran yang menyebabkan sebuah benda tegar (benda yang tidak dapat berubah bentuk) cenderung untuk berotasi terhadap porosnya. Momen gaya termasuk besaran vektor dan diberi lambang τ (tau).
Lebih lengkap, pembahasan mengenai torsi dipaparkan dalam buku Kumpulan Rumus Terlengkap Matematika - Fisika - Kimia yang disusun oleh Wahyu Untara, S.T, Aqla Aksara (2015: 120) yang menyebutkan bahwa momen gaya adalah sebuah besaran yang menyatakan besarnya gaya yang bekerja pada sebuah benda sehingga mengakibatkan benda tersebut berotasi.
Dengan kata lain, momen gaya adalah besaran yang bisa membuat suatu benda berputar. Momen gaya tergantung pada gaya yang dikeluarkan dan jarak antara sumbu putaran dengan letak gaya.
Masih dalam buku yang sama, dijelaskan pula bahwa arah momen gaya dapat ditentukan dengan menggunakan kaidah putaran tangan kanan. Lipatan keempat jari menunjukkan arah putaran gaya, sedangkan ibu jari menunjukkan arah momen gaya.
Berikut kaidah tangan kanan yang dapat diterapkan untuk mengetahui arah momen gaya :
Jika arah putaran searah dengan arah putaran jarum jam, maka arah momen gaya ke bawah.
Jika arah putaran berlawanan dengan arah jarum jam, maka arah momen gaya atau torsi ke atas
Momen gaya akan bernilai positif jika arah putarannya berlawanan dengan jarum jam sehingga momen gaya diberi tanda positif (+). Sedangkan momen gaya akan bernilai negatif jika arah putarannya searah dengan jarum jam, sehingga momen gaya diberi tanda negatif (-). Untuk dapat menghitung momen gaya, berikut ini adalah rumus momen gaya yang dapat Anda gunakan:
τ = r × F × sin θ
Untuk gaya yang bekerja tegak lurus dengan lengan gaya, maka rumus momen gaya dinyatakan sebagai berikut:
τ = F . r
Keterangan:
τ : momen gaya/torsi (Nm)
R : lengan gaya atau jarak sumbu rotasi ke titik tangkap gaya (m)
F : gaya yang diberikan kepada benda (N)
Nilai θ : sudut yang dibentuk antara gaya dengan lengan gaya
Penjelasan ringkas mengenai rumus momen gaya dapat Anda jadikan sebagai panduan untuk membantu Anda dalam memahami momen gaya dalam pelajaran fisika. (DAP)
