Konten dari Pengguna

Rumus Pembulatan Excel untuk Membulatkan Angka Desimal

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Microsoft Excel. Foto: iQU! Com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Microsoft Excel. Foto: iQU! Com

Dalam Microsoft Excel terdapat berbagai rumus yang bisa dimanfaatkan untuk membantu pengguna dalam suatu penghitungan. Salah satu rumus yang sering dimanfaatkan dalam penghitungan adalah rumus pembulatan Excel.

Rumus pembulatan Excel berfungsi untuk membulatkan angka di belakang desimal dengan lebih praktis dibandingkan harus membulatkannya secara manual, apalagi jika Anda memiliki data yang sangat banyak.

Rumus Pembulatan Excel untuk Angka Desimal

Ilustrasi melakukan pembulatan angka di Excel. Foto: Pexels

Ada beberapa rumus pembulatan Excel yang bisa digunakan untuk mempercepat pekerjaan Anda dalam membulatkan angka desimal, yaitu:

1. ROUND atau Pembulatan Angka ke Atas atau ke Bawah

ROUND adalah rumus pembulatan yang digunakan untuk membulatkan angka desimal ke angka bulat terdekat. Rumus fungsi ROUND, yaitu:

  • =ROUND(number, num_digits)

Keterangan:

  • Number, yakni bagian yang diisi dengan angka yang akan dibulatkan atau mengacu pada alamat sel.

  • Num_digits, yakni bagian yang diisi dengan jumlah digit pembulatan angka yang dikehendaki.

Contoh penggunaan rumus ROUND adalah sebagai berikut:

Sel A1 berisi angka 11.986,7689 ingin dibulatkan menjadi dua desimal, maka penulisan rumusnya ialah:

=ROUND(A1,2) hasilnya adalah 11.986,77.

Karena jumlah digit nilainya lebih besar dari 0, maka pembulatan dilakukan ke digit desimal, yaitu dari 11.986,7689 menjadi 11.986,77.

2. ROUNDUP atau Pembulatan Angka ke Atas

ROUNDUP adalah rumus pembulatan yang digunakan untuk membulatkan angka desimal ke angka bulat terdekat ke atas. Rumus fungsi ROUNDUP, yaitu:

  • =ROUNDUP(number,num_digits)

Untuk membulatkan angka ke puluhan, ratusan dan ribuan menggunakan num_digits -1, -2 dan -3. Berikut contoh penggunaan rumusnya:

Contoh di sel A1 angkanya 13.765, maka penggunaan rumusnya:

  1. =ROUNDUP(A1,-1) hasilnya adalah 13.580

  2. =ROUNDUP(A1,-2) hasilnya adalah 13.600

  3. =ROUNDUP(A1,-3) hasilnya adalah 14.000

3. ROUNDDOWN atau Pembulatan Angka ke Bawah

Ilustrasi melakukan penghitungan data di Excel. Foto: Pexels

ROUNDDOWN adalah rumus pembulatan yang digunakan untuk membulatkan angka desimal ke angka bulat terdekat ke bawah. Rumus fungsi ROUNDDOWN, yaitu:

  • =ROUNDDOWN(number;num_digits)

Untuk membulatkan angka ke puluhan, ratusan dan ribuan menggunakan num_digits -1, -2 dan -3. Berikut contoh penggunaan rumusnya:

Sel A1 angkanya 13.765, maka pembulatannya:

  1. =ROUNDDOWN(A1,-1) hasilnya adalah 13.760

  2. =ROUNDDOWN(A1,-2) hasilnya adalah 13.700

  3. =ROUNDDOWN(A1,-3) hasilnya adalah 13.000

4. Menggunakan Tombol Peningkatan dan Penurunan Desimal

Salah satu cara yang paling mudah untuk membulatkan angka desimal adalah menggunakan tombol peningkatan dan penurunan desimal. Dikutip dari laman Microsoft Support, berikut langkah-langkahnya:

  1. Untuk memperlihatkan tombol peningkatan dan penurunan desimal, Anda harus memilih sel atau rentang sel yang ingin diatur format angkanya.

  2. Kemudian, klik kanan dan pilih "Format Sel" atau tekan "Ctrl + 1" pada keyboard.

  3. Setelah muncul kotak dialog "Format Sel", pilih kategori "Angka" di panel kiri dan kemudian pilih jumlah digit desimal yang diinginkan di panel kanan.

  4. Setelah itu, centang kotak "Gunakan Separator Ribuan (,)" dan klik "OK" untuk menyelesaikan.

  5. Setelah tombol peningkatan dan penurunan desimal terlihat di dalam sel, Anda dapat menggunakan tombol tersebut untuk membulatkan angka desimal dengan mudah.

  6. Untuk menambahkan desimal, klik tombol peningkatan desimal hingga angka desimal yang diinginkan muncul.

  7. Jika Anda ingin mengurangi jumlah bilangan desimal, klik tombol penurunan desimal hingga angka desimal yang diinginkan muncul.

Selain dengan cara di atas, Anda juga bisa membulatkan angka dengan tombol peningkatan dan penurunan desimal dengan cara berikut:

  1. Pilih sel atau rentang sel yang ingin diatur format angkanya.

  2. Klik tombol peningkatan desimal atau penurunan desimal yang terdapat pada panel "Number" di menu "Home".

  3. Tombol peningkatan desimal bersimbol ".o → .oo" dan tombol penurunan desimal bersimbol ".00 → .0".

Sebagai contoh, Anda memilih sel A1 yang berisi angka 1,235, maka angka pada sel tersebut akan berubah menjadi 1,24 jika menekan tombol peningkatan desimal.

Baca Juga: Rumus Menjumlahkan di Excel dan Berbagai Rumus Lainnya yang Benar

5. CEILING atau Pembulatan Angka dengan Mengembalikan Angka yang Dibulatkan ke Atas

Terdapat pula fungsi CEILING untuk pembulatan angka, yang digunakan untuk mengembalikan angka yang dibulatkan ke atas, menjauh dari nol ke kelipatan signifikansi terdekat. Berikut rumus fungsi CEILING:

  • =CEILING(number,significance)

Significance merupakan kelipatan yang menjadi tujuan pembulatan, misal ke puluhan nilainya adalah 10, ratusan ditulis 100, lima ratus ditulis 500 atau ribuan ditulis 1000. Berikut contoh penggunaan rumusnya:

Sel A1 nilainya adalah 12.123, maka pembulatannya:

  1. =CEILING(A1;10) hasilnya 12.130

  2. =CEILING(A1;100) hasilnya adalah 12.200

  3. =CEILING(A1;500) hasilnya adalah 12.500

  4. =CEILING(A1;1000) hasilnya adalah 13.000

(Adelliarosa & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa fungsi rumus pembulatan Excel?
chevron-down

Rumus pembulatan Excel berfungsi untuk membulatkan angka di belakang desimal dengan lebih praktis dibandingkan harus membulatkannya sendiri, apalagi jika Anda memiliki data yang sangat banyak.

Apa itu fungsi ROUND di Excel?
chevron-down

ROUND adalah rumus pembulatan yang digunakan untuk membulatkan angka desimal ke angka bulat terdekat.

Apa itu fungsi ROUNDDOWN di Excel?
chevron-down

ROUNDDOWN adalah rumus pembulatan yang digunakan untuk membulatkan angka desimal ke angka bulat terdekat ke bawah.