Rumus VLOOKUP Beda Sheet di Excel dan Caranya yang Mudah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

VLOOKUP adalah salah satu rumus pada Excel yang banyak digunakan untuk mengolah data. Oleh karena itu, penting untuk menghafal dan menguasai rumus VLOOKUP beda sheet.
Sayangnya, masih banyak orang yang tidak mengetahui rumus tersebut. Padahal rumus VLOOKUP dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan.
Rumus VLOOKUP Beda Sheet di Excel
Microsoft Excel merupakan perangkat lunak yang berbentuk lembar kerja untuk mengolah, menganalisa, dan menghitung data dengan menggunakan tabel atau grafik. Excel digunakan untuk berbagai bidang pekerjaan. Oleh karena itu, saat ini Excel perlu dikuasai.
Pada Excel, terdapat banyak rumus yang dapat digunakan untuk mengolah data. Salah satunya yang cukup sulit untuk dipelajari adalah VLOOKUP. VLOOKUP adalah singkatan dari Vertical Lookup.
Dikutip dari buku Modul Pembelajaran - Operator Aplikasi Perkantoran, Fauzi (2015:182), VLOOKUP adalah suatu fungsi Excel yang digunakan untuk mencari dan mengambil data dari suatu table referensi berdasarkan suatu nilai tertentu.
Rumus yang satu ini digunakan untuk membantu pengguna dalam mengolah data skala besar dan memerlukan efisiensi. VLOOKUP dapat diunakan dalam satu halaman kerja maupun antarhalaman kerja. Lantas, apa rumus VLOOKUP beda sheet? Berikut rumusnya.
=VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])
Keterangan:
lookup_value: Nilai yang ingin dicari dalam tabel
table _array: Rentang data yang digunakan untuk pencarian
col_index_num: Menunjukkan nomor kolom berisi data yang ingin diambil
[range_lookup]: Argumen opsional untuk menentukan pencarian nilai yang tepat atau mendekati
Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP Beda Sheet
Setelah mengetahui rumusnya, pengguna perlu memahami cara menggunakan rumus tersebut. Adapun cara menggunakannya sebagai berikut.
1. Siapkan Data di Dua Sheet
Langkah pertama adalah menyiapkan dua lembar kerja yang berbeda. Contohnya adalah data sheet1 dan data sheet2.
2. Tulis Rumus dengan Nama Sheet
Setelah menyiapkan data yang ingin diolah, tulis rumus VLOOKUP dengan nama lembar kerja. Nama lembar kerja harus dicantumkan pada bagian table_array.
3. Gunakan Referensi Absolut untuk Rentang Data
Saat merujuk ke lembar kerja lainnya, gunakan referensi absolut. Hal ini dilakukan agar rumus akurat.
4. Verifikasi Hasil dan Tangani Error
Saat telah menulis rumus, segera periksa hasilnya. Jika data tidak ditemukan,gunakan fungsi IFERROR.
5. Periksa Kesesuaian Kolom Index
Langkah terakhir adalah memeriksa kesesuaan dalam kolom index. Pastikan sudah sesuai dengan posisi kolom pada table_array.
Baca juga: Formula Bar: Daerah Tempat Penulisan Rumus Excel
Rumus VLOOKUP beda sheet di Excel tadi dapat dipelajari. Semoga penjelasan tadi dapat bermanfaat. (FAR)
