Konten dari Pengguna

Salah Satu Tujuan dari Pembuatan Teks Negosiasi dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Salah Satu Tujuan dari Pembuatan Teks Negosiasi. Sumber Unsplash/Sebastian Herrmann
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Salah Satu Tujuan dari Pembuatan Teks Negosiasi. Sumber Unsplash/Sebastian Herrmann

Salah satu tujuan dari pembuatan teks negosiasi adalah mencapai kesepakatan. Teks ini biasanya berisi proses tawar-menawar hingga tercapai kesepakatan.

Teks negosiasi disusun antar pihak-pihak yang berkepentingan, dengan permasalahan yang menuntut penyelesaian bersama. Tujuannya, yaitu untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak, sehingga tercipta persetujuan.

Salah Satu Tujuan dari Pembuatan Teks Negosiasi adalah Persetujuan Bersama. Pahami Penjelasannya!

Ilustrasi Salah Satu Tujuan dari Pembuatan Teks Negosiasi. Sumber Unsplash/Headway

Teks negosiasi adalah teks untuk mencapai penyelesaian bersama, di antara pihak-pihak yang berbeda kepentingan. Diambil dari buku Teks Negosiasi, Debby dan Mellisa (2020:13), salah satu tujuan dari pembuatan teks negosiasi adalah sebagai berikut.

  1. Mencapai kesepakatan yang memiliki kesamaan persepsi, saling pengertian, dan persetujuan.

  2. Menemukan penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi secara bersama.

  3. Menciptakan kondisi saling menguntungkan, dan tidak ada yang dirugikan (win-win solution).

Unsur Kebahasaan dalam Teks Negosiasi

Ilustrasi Salah Satu Tujuan dari Pembuatan Teks Negosiasi. Sumber Unsplash/Gabrielle Henderson

Dalam unsur kebahasaan teks negosiasi, terdapat kaidah dan ciri-ciri kebahasaannya. Adapun kaidah teks negosiasi yang baik adalah sebagai berikut.

  1. Tidak menyajikan lebih dari tiga argumen dalam satu waktu.

  2. Mulai dengan argumen yang paling kuat, dan didukung dengan fakta.

  3. Bangun argumen secara logis, rapat, mengikat, dan hati-hati.

  4. Jelaskan pandangan yang dimiliki, buat kesimpulan dari pandangan tersebut, kemudian beritahukan apabila tidak sependapat dengan mitra negosiasi.

  5. Jabarkan kembali pokok bahasa pihak mitra negosiasi untuk menunjukan bahwa pandangannya telah dimengerti.

  6. Minta alasan dari pihak mitra negosiasi mengapa mereka setuju atau tidak setuju.

  7. Jangan langsung menjatuhkan argumentasi dari pihak mitra negosiasi, dengarkan, kemudian cari titik lemahnya.

Sedangkan ciri kebahasaan teks negosiasi adalah sebagai berikut.

  1. Menggunakan jenis bahasa persuasif.

  2. Kalimat yang digunakan bersifat deklaratif.

  3. Tetap menggunakan bahasa yang sopan dan kalimat santun.

  4. Teks negosiasi umumnya menggunakan konjungsi.

  5. Menggunakan kalimat yang efektif, agar pesan dapat tersampaikan dengan jelas.

  6. Teks negosiasi berisi pasangan tuturan.

  7. Teks negosiasi bersifat memerintah dan memenuhi perintah.

  8. Menggunakan pronominal dalam penyusunan teks negosiasi.

  9. Teks negosiasi banyak menggunakan kalimat langsung.

  10. Dalam teks negosiasi, terdapat kalimat yang menyatakan kesepatan atau tidak sepakat.

  11. Dalam membuat teks negosiasi, digunakan kalimat perbandingan atau kontras.

Baca juga: Struktur dan Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

Salah satu tujuan dari pembuatan teks negosiasi adalah menyelesaikan masalah bersama. Teks negosiasi berisi solusi untuk mengatasi permasalahan kedua pihak. (DK)