Salah Satu Unsur Intrinsik Cerpen yang Penting dalam Sastra

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerita pendek atau cerpen adalah salah satu jenis karya sastra. Layaknya karya sastra pada umumnya, cerpen juga dibangun oleh berbagai unsur intrinsik. Salah satu unsur intrinsik cerpen, yaitu tema.
Keberadaan tema memang sangat penting bagi cerpen. Bila tak ada tema, maka tidak ada fokus utama yang membuat cerpen menjadi kisah utuh.
Salah Satu Unsur Intrinsik Cerpen
Mengutip buku Mudah Menulis Cerita Pendek, Winda Noprina (2023: 6), cerpen adalah salah satu bentuk karya sastra fiksi atau khayalan. Bagaimanapun juga, idenya bersumber dari kehidupan sehari-hari.
Sesuai namanya, cerpen termasuk karya sastra yang pendek. Oleh sebab itu, jumlah katanya tak lebih dari 10.000 kata atau sekitar 20 halaman. Meski pendek, cerpen tetap memiliki berbagai unsur intrinsik yang menyusunnya sehingga mudah dipahami.
Salah satu unsur intrinsik cerpen, yaitu tema. Tema merupakan ide utama dari suatu cerpen. Tema juga dapat diartikan sebagai gagasan utama atau patokan dari cerita yang dikisahkan.
Dari tema inilah kerangka cerpen dapat dikembangkan. Setelah itu, kerangka tersebut diuraikan dengan kata-kata yang runtut dan mudah dimengerti hingga membentuk suatu kisah menarik.
Jika tidak ada tema, maka cerpen yang dibuat akan tidak terfokus pada suatu gagasan. Hal ini membuat cerpen menjadi terkesan tidak jelas sehingga sulit dipahami pembaca dan menjadi tak menarik.
Baca juga: Pengertian dan Ciri-Ciri Biografi dalam Karya Sastra
Unsur Intrinsik Cerpen Lainnya
Selain tema, masih ada beragam unsur intrinsik cerpen lain yang membangunnya. Berikut di antaranya beserta penjelasan masing-masing unsur.
Alur, yakni urutan cerita yang bersifat kronologis dan mempunyai hubungan sebab akibat, baik bersifat maju, mundur, atau campuran
Sudut pandang, yaitu cara penulis menceritakan cerpennya, baik sebagai orang pertama, kedua, maupun ketiga
Penokohan, yakni tokoh-tokoh dalam cerpen beserta karakternya
Latar, yaitu latar belakang terjadinya suatu cerita, baik tempat, peristiwa, maupun waktu
Gaya bahasa, yakni cara cerpen disampaikan melalui kata-kata
Amanat, yaitu pesan moral yang bisa dipeoleh dari suatu cerpen
Kesimpulannya, salah satu unsur intrinsik cerpen, yaitu tema. Selain itu, masih ada berbagai unsur intrinsik lain seperti alur dan penokohan. (LOV)
