Sebuah Cerpen Dikatakan Cerita Pendek karena Memiliki Ciri Jumlah Kata Sedikit

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerpen adalah salah satu jenis karya sastra berbentuk prosa fiksi. Sebuah cerpen dikatakan cerita pendek karena memiliki ciri jumlah kata sedikit. Selain ciri tersebut, masih ada beberapa ciri cerpen lainnya yang perlu diketahui.
Cerpen ditulis dengan mengikuti struktur tertentu, salah satu strukturnya adalah abstrak. Struktur sangat dibutuhkan untuk menyusun suatu cerpen.
Sebuah Cerpen Dikatakan Cerita Pendek karena Memiliki Ciri Jumlah Kata Sedikit, Ini Ciri Lainnya
Apa itu cerpen? Mengutip dari Ayo Menulis Cerpen Panduan Praktis Menulis Cerita Pendek Bagi Pelajar, Dewita (2024:1), pengertian cerpen adalah sebuah bentuk narasi prosa yang berfokus pada pengembangan karakter, plot, atau tema dalam batasan ruang dan panjang yang sangat terbatas.
Biasanya, cerpen hanya menceritakan satu konflik utama atau satu episode dalam kehidupan karakter. Karena singkat, cerpen dapat dibaca dalam waktu singkat. Sebuah cerpen dikatakan cerita pendek karena memiliki ciri jumlah kata sedikit.
Selain itu, cerpen masih mempunyai ciri-ciri lainnya, yaitu:
Cerpen memiliki jumlah kata tidak lebih dari 10.000 kata.
Proporsi penulisan cerpen lebih singkat daripada novel.
Biasanya menceritakan kehidupan sehari-hari.
Menceritakan konflik suatu tokoh sampai pada tahap penyelesaiannya.
Menggunakan diksi sederhana.
Sifatnya fiktif.
Hanya menceritakan satu kejadian dan menggunakan alur cerita tunggal.
Struktur Cerpen
Suatu cerpen terdiri dari struktur yang membentuknya. Berikut adalah penjelasannya.
1. Abstrak
Abstrak adalah bagian yang berisi gambaran awal dari cerita. Pada cerpen, abstrak berfungsi sebagai pelengkap cerita. Abstrak sifatnya opsional, sehingga bisa saja tidak ada dalam cerpen.
2. Orientasi
Orientasi merupakan bagian yang menjelaskan latar seperti waktu, lokasi, suasana dalam cerpen.
3. Komplikasi
Komplikasi adalah bagian yang memaparkan awal masalah yang dihadapi oleh tokoh. Bagian ini juga menjelaskan watak dari tokoh.
4. Evaluasi
Pada bagian ini, biasanya konflik mulai menuju bagian klimaks dan akan mendapatkan penyelesaian.
5. Resolusi
Resolusi adalah bagian akhir dari konflik yang diceritakan dalam cerpen. Bagian ini berisi penjelasan tentang solusi atas permasalahan yang dialami oleh tokoh.
6. Koda
Koda adalah nilai atau pesan moral yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca.
Baca juga: Transformasi, Proses Mengubah Karya Sastra Menjadi Bentuk Karya Sastra Lainnya
Sebuah cerpen dikatakan cerita pendek karena memiliki ciri jumlah kata sedikit. Pelajari juga ciri-ciri cerpen lainnya dan struktur yang membangun cerpen. (KRIS)
