Konten dari Pengguna

Sebutan Orang yang Memiliki Sikap Iffah dan Keutamaan yang Didapat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sikap iffah seorang Muslim. Foto: pixabay.com/valentinusardo5-11723874/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sikap iffah seorang Muslim. Foto: pixabay.com/valentinusardo5-11723874/

Sebagai umat Muslim, memiliki sikap-sikap mulia memiliki keutamaan yang sangat baik. Misalnya sikap iffah dan orang yang memiliki sikap iffah yang dinamakan afif. Iffah merupakan sikap menahan diri dari hal-hal yang diharamkan. Sebab, mengikuti hawa nafsu tidak akan pernah habisnya. Akan tetapi hawa nafsu dapat mendorong manusia ke jurang kesesatan.

Sebutan Orang yang Memiliki Sikap Iffah dan Keutamaan yang Didapat

Dikutip dari laman muhammadiyah.or.id, secara etimologsi, iffah adalah bentuk masdar dari affa-ya’iffu-iffah yang artinya menjauhkan diri dari hal yang tidak baik. Selain itu, iffah juga dapat diartikan sebagai kesucian tubuh. Sedangkan secara terminologis, iffah adalah memelihara kehormatan diri dari segala hal yang akan merendahkan, merusak, dan menjatuhaknnya.

Sikap iffah adalah salah satu akhlak terpuji yang dicintai Allah SWT. Pasalnya, sikap iffah membuat seseorang menjadi penyabar qana’ah, jujur, dan santun. Apabila sikap iffah dari seseorang sudah hilang, maka ia akan kehilangan akal sehatnya dan tertutup oleh nafsu syahwat. Ia tidak akan bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang halal dan mana yang haram.

Ilustrasi seorang afif. Foto: unsplash.com/arunanoop

Cara untuk Mendapatkan Iffah

Sikap iffah tidak datang begitu saja. Perlu usaha untuk bisa mendapatkan akhlak yang dicintai Allah SWT. Untuk bisa mendapatkannya, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan, yakni:

  • Selalu mengendalikan dan membawa diri agar tetap menegakan sunnah Rasulullah SAW.

  • Senantiasa mempertimbangkan teman bergaul dengan teman yang jelas akhlaknya.

  • Selalu mengontrol diri dalam urusan makan, minum dan berpakaian secara Islami.

  • Selalu menjaga kehalalan makanan, minuman, dan rezeki yang diperolehnya.

  • Menundukkan pandangan mata (ghadul bashar) dan menjaga kemaluannya.

  • Senantiasa menjauh diri dari hal-hal yang dapat mengundang fitnah.

Keutamaan Iffah

Sebagai salah satu akhlak yang dicintai Allah SWT, sikap iffah perlu diajarkan sedari kecil untuk melatih kemampuan bahwa tidak semua keinginan harus dirututi. Sebab, sifat iffah akan melahirkan sifat-sifat mulia di antaranya:

  • Dapat menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang dapat merendahkan martabat.

  • Memiliki keinginan yang sederhana (qana'ah), untuk tunduk dengan keinginan yang baik.

  • Dapat menjaga kehormatan diri dalam hubungannya dengan masalah nafsu.

  • Mewujudkan rasa persamaan martabat, dan sederajat kemanusiaan.

  • Dapat membawa pada tingkat ketakwaan yang tinggi.

  • Saling memahami kelebihan dan kekurangan, kekuatan dan kelemahan.

  • Senantiasa mempertimbangkan teman bergaul yang baik akhlaknya

  • Selalu mengontrol diri dalam berbagai urusan

  • Senantiasa menjauhi diri dari hal-hal yang dapat menimbulkan fitnah.

Demikianlah penjelasan singakat tentang sikap iffah yang merupakan akhlak yang dicintai Allah SWT dari seorang muslim. Memiliki sikap yang mulia ini dapat menjaga kita dari perbuatan yang buruk. Akan tetapi untuk mendapatkannya bukan mudah. Maka dari itu, pelajari ilmu dari ayat-ayat suci Al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad SAW serta praktikan di kehidupan sehari-hari.(MZM)