Sebutan untuk Orang yang Wajib Mengeluarkan Zakat

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa sebutan untuk orang yang wajib mengeluarkan zakat? Orang yang wajib mengeluarkan zakat disebut dengan muzaki. Hal ini sebagaimana pengertian muzaki yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yaitu:
Orang yang (wajib) membayar zakat.
Jadi, dapat dipahami bahwa muzaki adalah sebutan untuk orang yang memiliki kewajiban untuk membayar zakat. Siapakah orang tersebut?
Syarat Wajib Zakat dalam Ajaran Agama Islam
Zakat merupakan salah satu ajaran agama Islam yang wajib dilaksanakan oleh mereka yang termasuk dalam kategori wajib membayar zakat. Siapakah mereka itu? Merekah adalah orang-orang yang telah memenuhi syarat wajib zakat.
Namun, perlu digarisbawahi bahwa dalam ajaran Islam ada dua jenis zakat. Dua jenis zakat tersebut adalah zakat fitrah dan zakat mal. Keduanya memiliki syarat wajib zakat yang berbeda. Anda dapat melakukan klik pada judul di bawah ini untuk mengetahui perbedaan antara zakat fitrah dengan zakat mal.
Baca juga: Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal serta Hikmah Menunaikannya
Pada artikel kali ini, kita akan fokus pada syarat wajib zakat fitrah terlebih dahulu. Pasalnya, zakat fitrah adalah zakat yang wajib untuk ditunaikan oleh setiap umat Islam pada bulan Ramadan.
Berikut adalah syarat-syarat wajib zakat fitrah yang mengutip dari buku Fikih untuk Kelas VIII MTs karya Hasbiyallah (2008: 41).
Islam, orang yang tidak beragama Islam tidak wajib membayar zakat fitrah.
Lahir sebelum terbenam matahari pada hari penghabisan bulan Ramadan. Anak yang lahir sesudah terbenam matahari tidak wajib dizakati oleh walinya. Orang yang menikah sesudah terbenam matahari tidak wajib membayarkan zakat fitrah istrinya.
Seseorang yang mempunyai kelebihan harta dari keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan wajib dinafkahi. Orang yang tidak mempunyai kelebihan seperti itu tidak wajib membayar zakat fitrah.
Berapakah besaran zakat fitrah itu? Mengutip dari laman baznas.go.id, besaran zakat fitrah adalah beras atau makanan pokok dengan berat 2,5 kilogram atau 3,5 liter untuk setiap jiwa.
Untuk proses dan perhitungan zakat yang lebih jelas, Anda dapat menghubungi Badan Amil Zakat Nasional atau Amil Zakat terpercaya lainnya di lingkungan sekitar Anda. Biasanya, saat bulan Ramadan, penceramah di tempat ibadah (masjid atau musala) pun akan menjelaskan tentang Amil Zakat.
Sekian uraian tentang orang yang wajib membayar zakat kali ini. Semoga bermanfaat, ya! (AA)
