Konten dari Pengguna

Sebutan untuk Persamaan Bunyi yang Terdapat di Awal atau di Akhir Baris Puisi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Persamaan Bunyi yang Terdapat di Awal atau di Akhir Baris Puisi     Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Persamaan Bunyi yang Terdapat di Awal atau di Akhir Baris Puisi Foto:Unsplash

Puisi memiliki persamaan bunyi yang ditujukan untuk menampilkan efek keindahan. Persamaan bunyi yang terdapat di awal atau di akhir baris puisi disebut rima atau sajak. Berikut adalah ulasannya yang menarik untuk disimak.

Pengertian puisi terdapat dalam buku Penciptaan Puisi: Langkah Tepat, Karya Indah yang disusun oleh Denny Indria Ferawati, Lathifah Nur Mahmudah, Yulianawati, Nopi Anggita (2022:8). Dijelaskan dalam buku tersebut, puisi adalah bentuk karya sastra yang dibuat sebagai ungkapan penyair atau penulis, dengan menggunakan bahasa yang khas.

Baca juga: Pengertian Struktur Fisik Puisi dan Struktur Batin Puisi.

Persamaan Bunyi pada Awal atau Akhir Baris Puisi

Ilustrasi Persamaan Bunyi pada Awal atau Akhir Baris Puisi Foto:Unsplash

Sajak atau rima merupakan salah satu struktur fisik yang membangun puisi. Persamaan bunyi yang terdapat di awal atau di akhir baris puisi disebut sajak atau rima. Klasifikasi sajak dapat dibedakan menjadi beberapa hal sebagai berikut.

A. Jenis sajak berdasarkan posisi atau letak kata

  1. Sajak awal atau anafora: ulangan pola bunyi di awal baris.

  2. Sajak tengah: persamaan bunyi yang terdapat di tengah baris di antara dua baris atau lebih (berupa kata atau suku kata).

  3. Sajak dalam: persamaan bunyi kata yang terdapat dalam satu baris.

  4. Sajak akhir: persamaan bunyi yang terdapat di akhir baris.

B. Jenis sajak berdasarkan bunyi

  1. Sajak sempurna -> apabila seluruh suku akhirnya berirama sama. Contoh: peti - hati.

  2. Sajak paruh -> sebagian atau separuh suku akhirnya berirama sama. Contoh: gunung - pelindung.

  3. Sajak mutlak -> apabila beberapa kata persis sebunyi. Contoh: mendatang - datang jua - , kenangan - lama - lampau - menghilang - muncul jua - yang dulu - sinau - silau.

Persamaan Bunyi pada Awal atau Akhir Baris Puisi Foto:Unsplash

C. Jenis sajak berdasarkan hubungan antar baris

  1. Sajak merata (terus) -> a a a a.

  2. Sajak berselang -> a b a b.

  3. Sajak berangkai -> a a b b.

  4. Sajak berpeluk -> a b b a.

Sajak atau rima merupakan perulangan bunyi yang sama dalam puisi, dan berguna untuk menambah keindahan suatu puisi. Bunyi cerah yang menggambarkan kegembiraan disebut euphony. Sebaliknya, bunyi berat yang membawa suasana kesedihan dinamakan dengan cacophony.(DK)