Sejarah dan Makna Peringatan Kenaikan Isa Al Masih bagi Umat Kristiani

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenaikan Isa Al Masih merupakan peristiwa penting dalam agama Kristen. Peristiwa kenaikan Isa Al Masih menjadi bagian dari dasar keyakinan dan iman umat Kristiani.
Peristiwa ini terjadi setelah kebangkitan Isa dari kematian, di mana Dia meninggalkan dunia ini dan naik ke surga di hadapan para pengikut-Nya. Seperti apa sejarah peristiwa tersebut dan apa maknanya bagi umat Kristiani?
Sejarah Peristiwa Kenaikan Isa Al Masih
Isa Al Masih dikenal juga sebagai Yesus Kristus. Dikutip dari Solagracia, Majalah Rohani, Issues 1-6, 2000, kenaikan Yesus ke surga diistilahkan dengan kata Kenaikan Isa Al Masih.
Menurut Injil Kristen, kenaikan Isa Al Masih terjadi pada hari ke-40 setelah kebangkitan-Nya dari kematian. Setelah kebangkitannya, Isa muncul kepada para pengikutnya selama 40 hari dan memberikan pengajaran serta instruksi terakhir sebelum meninggalkan mereka.
Pada hari ke-40, Isa membawa para pengikutnya ke Bukit Zaitun, di dekat Yerusalem, dan memberikan pesan terakhir sebelum naik ke surga. Menurut Injil, Isa naik ke surga di hadapan para pengikutnya, dan awan menutupi Isa dari pandangan mereka. Para pengikut Isa percaya bahwa Isa akan kembali ke bumi pada saat yang ditentukan oleh Tuhan.
Kenaikan Isa al-Masih menjadi bagian penting dalam agama Kristen karena menegaskan keilahian Isa. Juga memberikan pemahaman bahwa Ia memiliki kekuatan atas maut dan surga. Peristiwa ini juga menjadi penegasan dari kepercayaan akan kebangkitan orang mati dan adanya kehidupan setelah kematian.
Makna Kenaikan Isa Al Masih bagi Umat Kristen
Kenaikan Isa al-Masih memiliki makna yang sangat penting bagi umat Kristen. Berikut beberapa makna kenaikan Isa al-Masih yang paling utama:
Kenaikan Isa al-Masih menegaskan keilahian Isa dan bahwa Dia adalah Anak Allah yang turun ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia. Kenaikan-Nya menjadi bukti bahwa Dia memiliki kekuasaan dan kuasa yang berasal dari Allah.
Menjadi bukti yang sangat kuat tentang kebangkitan orang mati dan adanya kehidupan kekal di surga. Hal ini menguatkan iman umat Kristen dalam janji-janji Allah akan hidup kekal yang diberikan melalui Yesus Kristus.
Menunjukkan pemenuhan janji-janji Allah dalam Perjanjian Lama tentang kedatangan Mesias dan keselamatan yang akan dibawanya bagi umat manusia. Hal ini memberikan harapan yang lebih kuat atas janji-janji Allah yang belum terpenuhi.
Memberikan kuasa dan perlindungan bagi umat Kristen. Kristus yang telah naik ke surga menjadi pengantara yang membela dan mendoakan umat-Nya kepada Allah. Ini memberikan ketenangan dan kepercayaan bagi umat Kristen bahwa mereka tidak akan pernah sendirian dan selalu dilindungi oleh Tuhan.
Secara keseluruhan, kenaikan Isa Al Masih menjadi bukti kekuasaan dan kuasa Kristus sebagai Anak Allah. Makna kenaikan Isa al-Masih ini memperkuat dasar keyakinan dan memberikan harapan yang kuat bagi umat Kristen.
Baca Juga: Inspirasi Kata-Kata Kenaikan Isa Al Masih yang Menyentuh Hati
Itu tadi penjelasan singkat mengenai peristiwa kenaikan Isa Al Masih sebagai salah satu momen paling penting dalam sejarah agama Kristen. (DNR)
