Sejarah Kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umar bin Khattab merupakan salah satu khalifah yang melanjutkan perjuangan dalam menyebarkan agama Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Sebelum memutuskan masuk Islam, Umar bin Khattab adalah orang Quraisy yang ditakuti oleh orang-orang Arab karena sahabat Nabi tersebut adalah seorang petarung yang handal. Karena kehendak dari Allah SWT, Umar bin Khattab memutuskan untuk masuk Islam bahkan menjadi seorang khalifah dengan gaya kepemimpinan yang bisa dijadikan teladan untuk para pemimpin sekarang.
Sejarah Kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab
Dikutip dari buku Umar bin Khattab Ra, Abdul Syukur al-Azizi (2021: 24), Umar bin Khattab memiliki nama lengkap Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qarth bin Razah bin Adi bin Ka’bah bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr al-Adawi al-Quraisy, yaitu kakek ketujuh Rasulullah SAW.
Umar bin Khattab menjadi khalifah kedua bagi umat Islam menggantikan Abu Bakar Ash Shiddiq yang meninggal karena sakit. Umar bin Khattab menjadi khalifah dari tahun 634 sampai 644 Masehi. Umar bin Khattab di kalangan sahabat Nabi Muhammad SAW memiliki julukan Al Faruq yang memiliki arti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Julukan Umar bin Khattab Al Faruq didapat langsung dari Rasulullah.
Pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab, Islam mengalami kemajuan yang pesat dari berbagai sektor kehidupan. Salah satunya adalah pasukan Islam berhasil mengalahkan kekuatan besar di Romawi dan Persia. Pada tahun 634 sebanyak 46.000 tentara Islam mengalahkan 300.000 tentara Romawi di dataran Yarmuk.
Pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab, kekuasaan Islam meliputi Jazirah Arab, Palestina, Suriah, Sebagian Persia, dan Mesir. Selain itu Umar bin Khattab juga sangat berjasa dalam meletakkan dasar negara, Umar mengesahkan ketentaraan, kepolisian, pekerja umum, hingga system kehakiman.
Dalam memimpin Islam ada beberapa sifat yang dipegang oleh Umar bin Khattab sehingga pada waktu itu Islam benar-benar berkembang dengan pesat. Berikut adalah prinsip pemimpin yang dipegang oleh Umar bin Khattab:
Mengutamakan Adil. Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang adil, dia tidak akan tinggal diam jika mengetahui dan menyaksikan kesewenang-wenangan.
Amanah atau dapat dipercaya merupakan sifat yang harus ditanamkan kepada anak-anak seperti yang dicontohkan oleh Umar bin Khattab dimana Umar merupakan salah satu khalifah yang sangat Amanah.
Hidup Bersahaja, sebagai seorang pemimpin Umar bin Khattab selalu hidup Dalam kesederhanaan dan jauh dari kesan kemewahaan padahal pada waktu itu wilayah kekuasaan Islam sudah sangat luas sampai ke luar Arab.
Pemberani dan Tegas Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang pemberani dan tegas namun tetap memiliki hati yang lembut.
Demikian sejarah kepemimpinan Umar bin Khattab khalifah kedua bagi umat Islam dengan julukan Al Faruq. (WWN)
