Sejarah Pawai Obor di Tahun Baru Islam 1 Muharram

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pawai Obor adalah tradisi umat Islam Indonesia di awal Ramadhan dan malam perayaan Hari Raya Idul Fitri. Pawai Obor juga dilakukan pada malam pergantian tahun baru Islam. Berikut adalah sejarah pawai obor untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram.
Penjelasan mengenai pelaksanaan pawai obor tercantum dalam buku Produktivitas di Kala Pandemi Covid-19 yang disusun oleh Endan Setiawan (2021:238). Diambil dari buku tersebut, pelaksanaan pawai obor dengan cara berjalan kaki menuju tempat yang sudah ditentukan, kemudian kembali lagi. Perjalanan selama pawai obor diiringi dengan shalawat hadroh.
Sejarah Pawai Obor 1 Muharram
Pawai Obor merupakan bentuk dari syiar Islam. Mengawali tahun baru Islam dengan mengagungkan nama Allah, sesuai dengan semangat hijrah Nabi Muhammad saw.
Perjuangan Nabi Muhammad saw yang hijrah dari Mekah menuju Madinah merupakan sejarah di balik adanya pawai obor. Saat itu Rasululullah saw dan kaum muslimin berpindah dari negeri orang-orang kafir atau musyrik ke daerah orang-orang muslim dengan beberapa alasan sebagai berikut,
Tekanan fisik dari kaum kafir Quraisy Mekah yang menyebabkan agama Islam menghadapi banyak tekanan dan tidak dapat berkembang.
Tekanan psikis berupa ancaman pembunuhan terhadap Nabi Muhammad saw, keluarga, dan pengikutnya. Hal tersebut akan memicu perang bila tidak dihindari.
Motivasi untuk mengubah pola pikir dan hidup yang lebih maju.
Kaum Anshar Madinah mendukung hijrah Rasulullah saw dan bersedia membantu dakwahnya.
Perintah dari Allah yang tertera dalam QS Al-Anfal 8:30.
Kepindahan itu telah disiapkan para kaum muslim di Madinah, dengan menyiapkan dan menyediakan berbagai keperluan seperti rumah dan makanan. Mereka menyadari, bahwa umat-umat yang hijrah pasti meninggalkan semua harta bendanya, dan sudah pasti dalam keadaan kesulitan. Akhirnya Nabi Muhammad saw dan Abu Bakar tiba dengan selamat di Kota Madinah, setelah bersembunyi selama tiga hari di Gua Tsur, pada hari Jumat 12 Rabiulawal.
Sejarah pawai obor di Tahun Baru Islam 1 Muharram adalah bertujuan untuk mengenang perjuangan hijrah Nabi Muhammad saw dari Mekah ke Madinah.(DK)
