Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional

Penulis kumparan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai bangsa Indonesia, kita menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Namun, tahukah kamu dari mana sumber asal Bahasa Indonesia? Bahasa Indonesia bersumber dari bahasa Melayu Riau yang merupakan salah satu rumpun bahasa Austronesia. Bahasa Melayu sudah mulai digunakan sebagai alat komunikasi sejak zaman Kerajaan Sriwijaya sekitar pertengahan abad ke-7 yang dibuktikan dari berbagai prasasti kuno yang ditemukan.
Artikel kali ini akan membahas sejarah perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
Dikutip dari buku Pengantar Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi yang ditulis oleh Awalludin (2007: 3), terdapat beberapa peristiwa penting yang berkaitan dengan perkembangan bahasa Indonesia, yaitu:
Pada tahun 1901 disusun ejaan resmi bahasa Melayu oleh Ch. A. van Ophuijsen.
Pada tahun 1908, pemerintah mendirikan sebuah abdan penerbit buku bacaan dengan nama Commissie voor de Volkslectuur (Taman Baca Rakyat), yang kemudian namanya diubah menjadi Balai Pustaka pada tahun 1917.
Pada tanggal 28 Oktober 1928 diikrarkan Sumpah Pemuda.
Pada tanggal 25–28 Juni 1938 dilaksanakan Kongres Bahasa Indonesia I di Solo.
Pada tanggal 18 Agustus 1945 ditandatangani UUD 1945, yang salah satu pasalnya (pasal 36) menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.
Pada tanggal 19 Maret 1945 diresmikan penggunaan Ejaan Republik (Ejaan Soewandi).
Pada tanggal 28 Oktober–2 November 1954 dilaksanakan Kongres Bahasa Indonesia II di Medan.
Pada tanggal 16 Agustus 1972, presiden Republik Indonesia meresmikan penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.
Pada tanggal 31 Agustus 1972, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah.
Pada tanggal 28 Oktober–2 November 1978 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia III di Jakarta.
Pada tanggal 21–26 November 1982 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia IV di Jakarta.
Pada tanggal 9 September 1987 dikeluarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 054a/U/1987 tentang Ejaan yang Disempurnakan.
Pada tanggal 28 Oktober–3 November 1988 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia V di Jakarta.
Pada tanggal 28 Oktober–2 November 1993 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VI di Jakarta.
Pada tanggal 26–30 Oktober 1998 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VII di Jakarta.
Pada tanggal 14–17 Oktober 2003 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia VIII di Jakarta.
Pada tanggal 28 Oktober–1 November 2008 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia IX di Jakarta.
Pada tanggal 28–31 Oktober 2013 diselenggarakan Kongres Bahasa Indonesia X di Jakarta.
Pada tanggal 26 November 2015, ditetapkannya Permendikbud No. 50 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Saat ini, pengembangan dan pembinaan bahasa Indonesia dilakukan baik secara nasional maupun internasional melalui peraturan pemerintah. Bahasa Indonesia juga dijadikan sebagai alat hubungan formal pemerintahan dan kegiatan formal lainnya. Itulah penjelasan mengenai sejarah perkembangan bahasa Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
