Konten dari Pengguna

Sejarah Singkat Hari Pahlawan yang Diperingati Setiap Tanggal 10 November

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Singkat Hari Pahlawan yang Diperingati Setiap Tanggal 10 November. Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Singkat Hari Pahlawan yang Diperingati Setiap Tanggal 10 November. Sumber: pixabay.com

Hari Pahlawan di Indonesia diperingati setiap tanggal 10 November. Pemilihan tanggal ini berkaitan dengan sebuah peristiwa sejarah yang terjadi pada masa kemerdekaan Indonesia. Apakah peristiwa itu? Simak dalam penjelasan berikut ini.

Sejarah Singkat Hari Pahlawan

Berikut ini adalah penjelasan mengenai sejarah singkat Hari Pahlawan berdasarkan Pedoman Hari Pahlawan 2021 yang diunduh dari website kemensos.go.id.

Pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran antara tentara Indonesia dengan pasukan Inggris. Pertempuran ini adalah perang pertama tentara Indonesia melawan pasukan asing setelah masa kemerdekaan.

Setelah gencata senjata antara pihak Indonesia dan pihak tentara Inggris ditandatangani pada tanggal 29 Oktober 1945, keadaan berangsur-angsur mereda. Walaupun tetap saja terjadi bentrokan bersenjata antara rakyat dan tentara Inggris di Surabaya.

Puncak dari bentrokan-bentrokan tersebut adalah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby pada 30 Oktober 1945. Brigadir Jenderal Mallaby adalah Pimpinan Tentara Inggris untuk Jawa Timur.

Kematian Brigjen Mallaby menyebabkan kemarahan pihak Inggris kepada Indonesia yang menyebabkan pengganti Mallaby, Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum 10 November 1945 yang isinya meminta Indonesia untuk menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA serta ancaman akan menggempur Surabaya dari darat, laut, dan udara apabila orang-orang Indonesia tidak menaati perintah Inggris.

Mereka juga mengeluarkan instruksi yang bersisi bahwa semua pimpinan bangsa Indonesia dan para pemuda di Surbaya harus datang selambat-lambatnya tanggal 10 November 1945, pukul 06.00 pagi di tempat yang telah ditentukan. Namun ultimatum tersebut tidak ditaati oleh rakyat Surabaya sehingga terjadi pertempuran Surabaya tanggal 10 November 1945 selama lebih kurang tiga minggu lamanya.

Pertempuran itu menyebabkan sekitar 20.000 rakyat Surabaya menjadi korban, sebagian besar adalah warga sipil. Diperkirakan pula 150.000 orang terpaksa meninggalkan Kota Surabaya dan sekitar 1600 orang prajurit Inggris tewas, hilang, dan luka-luka. Selain itu, puluhan alat perang rusak dan hancur.

Banyaknya pejuang dan rakyat yang gugur dalam pertempuran serta semangat yang ditunjukkan rakyat Surabaya membuat Surabaya dikenang sebagai Kota Pahlawan. Selanjutnya setiap tanggal 10 November setiap tahun diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Para tokoh yang ikut andil dalam peristiwa pertempuran Surabaya, antara lain, KH. Hasyim Asyari, Gubernur Surjo, Bung Tomo, dan Moestopo.

Ilustrasi Sejarah Singkat Hari Pahlawan yang Diperingati Setiap Tanggal 10 November. Sumber: pixabay.com

Peringatan Hari Pahlawan adalah sebuah bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pejuang dan pahlawan yang telah mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Itulah penjelasan mengenai sejarah singkat mengenai peristiwa yang menjadi latar belakang dipilihnya tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan anda mengenai perjuangan bangsa Indonesia. (IND)