Sejarah Singkat Maulid Nabi yang Jatuh pada Tanggal 12 Rabiul Awal

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam seluruh dunia setiap tahun memperingati maulid nabi pada 12 Rabiul Awal sebagai peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam memperingati maulid nabi, banyak sekali acara-acara sebagai bentuk menumbuhkan rasa cinta dan meminta syafaat kepada Nabi Muhammad. Bagaimana sejarah maulid nabi tercipta?
Sejarah Singkat Maulid Nabi
Mengutip buku berjudul Di Balik 7 Hari Besar Islam karangan Muhammad Sholikhin (2012: 48), peringatan maulid Nabi Muhammad bermula dari kekalahan umat Islam dalam perang Salib pada abad ke-13. Sultan Turki saat itu bernama Shalahuddin al-Ayyubi mencari cara bagaimana membangkitkan semangat jihad di kalangan umat Islam. Maka ditemukanlah sebuah acara agar mengingat kembali tauladan dan semangat juang Rasulullah menegakkan agama Allah.
Setelah ditemukan cara meningkatkan semangat juang dalam berperang Salib, maka diadakan sayembara penulisan kitab tentang sejarah hidup Rasulullah. Mana yang paling bagus dan memberi pengaruh psikis kuat pada masyarakat itulah yang dianggap sebagai pemenangnya.
Sayembara tersebut dimenangkan oleh Syaikh Idris al-Barzanji dalam sebuah kitab Maulid Syarif al-Anam. Hasilnya semangat jihad kembali muncul mengagumkan dan umat islam memenangkan kembali dalam membela agama Allah, termasuk kembalinya Yerusalem ke pangkuan umat Islam.
Sementara sejarah maulid nabi di Indonesia tidak terlepas dari peran Wali Songo sebagai penyebar agama islam di tanah air. Perayaan maulid nabi dilakukan demi menarik hati masyarakat Indonesia untuk memeluk agama islam. Pada perayaan tersebut diselingi dengan pembacaan shalawat kepada nabi. Maka perayaan maulid nabi dikenal dengan nama perayaan Syahadatin.
Perayaan maulid nabi juga dikenal karena upacara nasi gunungan dan juga Gerebeg Mulud. Selain itu perayaan maulid nabi dalam penaggalan jawa yaitu Rabiul Awal disebut bulan Mulud.
Sampai saat ini umat islam di Indonesia dalam memperingati maulid nabi dengan acara satu hari membaca shalawat nabi dan makan bersama agar mendapat syafaat dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mempererat tali silaturahmi antar umat islam.
Demikian penjelasan singkat tentang sejarah maulid nabi yang diperingati pada 12 Rabiul Awal. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan tentang acara keagamaan umat Islam. (MZM)
