Sejarah Singkat Mesir, Salah Satu Negara Tertua di Dunia

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mesir adalah salah satu negara tertuat di dunia dengan peradaban kuno yang terkenal di seluruh dunia. Peninggalan peradaban kuno yang masih dapat kita lihat hingga saat ini adalah piramida dan sphinx.
Menurut buku Perjalanan Wisata: Mesir, Mengenal Ragam Budaya dan Geografi oleh Elaine Jackson, alih bahasakan oleh Suryani (2007: 5-6), sebagian besar wilayah Mesir terletak di benua Afrika, namun Semenanjung Sinai, di wilayah Mesir bagian timur, berada di Benua Asia. Batas sebelah timur adalah Israel dan Laut Merah, batas sebelah selatan adalah negara Sudan,, dan batas sebelah barat adalah negara Libya. Sedangkan sebelah utara berbatasan dengan Laut Tengah.
Sungai Nil mengalir di sepanjang Mesir, dari selatan ke utara. Pada kedua tepi sungai terdapat tanah pertanian yang subur yang dikelilingi padang gurun yang luas.
Sejarah Singkat Peradaban Mesir Kuno
Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai sejarah peradaban Mesir kuno berdasarkan buku Seri Peradaban Besar Dunia: Mesir Kuno oleh Erwin Adi Putranto (2007: 8-22).
Mesir berada di lembah sungai Mesir. Bagi bangsa Mesir, Sungai Nil adalah anugerah yang tidak terhingga, karena tanpa Sungai Nil, Mesir adalah tanah yang kering. Sungai Nil juga menjadi jalan utama yang menjadi penghubung kota-kota yang berjarak ratusan kilometer.
Pada masa Mesir kuno, Mesir dikuasai oleh raja yang digelari Pharaoh atau Firaun. Pharaoh tidak hanya dianggap sebagai raja namun juga sebagai penjelmaan dewa.
Masyarakat Mesir Kuno menyembah dewa-dewa Mesir kuno. Dewa-dewa tidak terpisah dalam setiap kehidupan bangsa mesir. Bangsa Mesir kuno menyembah banyak dewa yang jumlahnya mencapai ratusan. Dewa-dewa tersebut di antaranya adalah Dewa Osiris yaitu dewa kehidupan dan pertanian, Dewa Anubis atau dewa kematian, Dewa Ra atau dewa matahari, dan dewa-dewa lainnya.
Piramida
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Piramida adalah peninggalan peradaban Mesir kuno yang masih dapat kita lihat sampai sekarang. Piramid yang terkenal dengan bentuk segitiganya itu, sebenarnya adalah makam yang dibangun untuk melindungi jasad para raja yang telah meninggal. Mereka biasanya dikubur bersama harta kekayaannya.
Piramid King Djoser diperkirakan dibangun pada sekitar abad 27 sebelum masehi. Piramida itu dirancang oleh Imhotep, seorang tabib raja.
Piramid lain seperti Piramid Khufu dan Piramid Giza juga dibangun untuk raja-raja Mesir. Diperkirakan total ada sekitar 80 Piramid yang telah dibangun pada masa peradaban Mesir kuno.
Itulah pemaparan mengenai sejarah singkat Mesir, salah satu negara tertua di dunia yang peradaban kunonya menarik untuk dipelajari. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan menarik keingintahuan anda untuk mencari tahu lebih lanjut peradaban Mesir kuno.(IND)
