Seluk-beluk Permainan Tarik Tambang yang Kerap Diperlombakan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Permainan tarik tambang merupakan kegiatan yang sering diperlombakan, khususnya pada pesta Hari Kemerdekaan Indonesia. Ketika mendengar istilah tarik tambang, banyak orang memikirkan bahwa aktivitas tersebut membutuhkan kekuatan tangan.
Tarik tambang memang membutuhkan kekuatan tangan untuk menarik tim lawan ke wilayah tim sendiri agar bisa memenangkan pertandingan. Namun, kekuatan tangan saja ternyata tidak cukup. Tarik tambang juga membutuhkan kekuatan kaki.
Seluk-beluk Permainan Tarik Tambang
Tarik tambang merupakan salah satu permainan yang selalu ada dalam pesta Hari Kemerdekaan Indonesia. Banyak faktor yang menyebabkan permainan tersebut selalu eksis. Salah satu alasannya adalah karena termasuk kegiatan berkelompok yang seru.
Permainan tersebut melibatkan dua regu yang terdiri dari beberapa orang. Jumlah orang di setiap regu harus sama, yakni empat – empat, lima – lima, dan sebagainya. Jumlah orang harus sama untuk menjaga unsur keadilan dalam permainan tarik tambang.
Cara Memainkan Tarik Tambang
Ketika mendengar “tarik tambang”, setiap orang tentu mengetahui bahwa cara memainkan permainan itu adalah menarik tambang. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang memiliki asumsi bahwa kunci tarik tambang adalah kekuatan tangan.
Asumsi tersebut benar, tetapi belum sepenuhnya benar karena tarik tambang bukan hanya membutuhkan kekuatan tangan. Tarik tambang juga membutuhkan kekuatan kaki.
Dikutip dari buku Model Pendekatan Bermain pada Peningkatan Kesegaran Jasmani Sekolah Dasar, Hasanuddin dan Iqbal (2020: 34 – 35), berikut adalah cara melakukan permainan tarik tambang yang dapat menjelaskan titik-titik kekuatan.
Setiap regu jumlahnya harus sama dan diberi kode 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.
Pada sikap awal, tangan kanan dan kiri memegang tali tambang dengan erat.
Posisi kaki membentuk kuda-kuda dan agak dibuka lebar.
Sewaktu menarik tali tambang, masing-masing regu harus bersama-sama mengeluarkan tenaga atau kekuatan agar tidak kalah.
Regu yang tertarik sampai melewati batas garis dinyatakan kalah.
Permainan ini dilakukan secara beregu sehingga membutuhkan kerja sama dan saling menghargai antarsesama anggota regu.
Baca juga: 5 Tips Menang Tarik Tambang, Persiapan Jitu untuk Lomba 17an
Demikian jelas bahwa permainan tarik tambang bukan hanya membutuhkan kekuatan tangan untuk menarik. Permainan tersebut juga membutuhkan kekuatan kaki serta kerja sama tim yang baik agar bisa menang. (AA)
