Konten dari Pengguna

Senin Wage Hitungan Jawa dan Nama Hari dalam Kalender Jawa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Senin Wage Hitungan Jawa. Foto: dok. Kyrie kim (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Senin Wage Hitungan Jawa. Foto: dok. Kyrie kim (Unsplash.com)

Senin Wage hitungan Jawa merupakan salah satu hari yang digunakan dalam sistem kalender Jawa. Dalam sistem penanggalan yang digunakan masyarakat Jawa ini, terdapat sederet nama hari yang umum digunakan. Untuk mengenal lebih jauh mengenai sistem kalender Jawa, langsung saja kita simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Senin Wage Hitungan Jawa Lengkap dengan Nama Hari dalam Kalender Jawa

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keragaman budaya yang sangat melimpah. Hal ini dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah penggunaan sistem kalender yang digunakan masyarakat Jawa. Sistem penanggalan ini sudah lama digunakan masyarakat Jawa untuk menentukan hari-hari khusus. Tentunya kalender Jawa memiliki perbedaan yang sangat signifikan dibanding jenis kalender Masehi yang umum digunakan masyarakat saat ini.

Pembahasan lengkap mengenai kalender Jawa dijelaskan dalam buku berjudul Horoskop Jawa: Desta, 20 April-12 Mei (2009:73) Kalender Jawa merupakan sistem kalender yang mendapatkan pengaruh dari agama Hindu dan Islam. Tak hanya itu, kalender Jawa ini juga merupakan penggabungan dari berbagai macam sistem kalender termasuk kalender Julian yang digunakan dalam budaya Barat.

Ilustrasi Senin Wage Hitungan Jawa. Foto: dok. Towfiqu barbhuiya (Unsplash.com)

Lebih lanjut, dalam buku tersebut juga dituliskan bahwa kalender Jawa mengenal 12 bulan, windu 8 tahun, 30 wuku dan 5 hari pasar. Penggunaan kalender ini sudah cukup lama bahkan sejak zaman Kerajaan Mataram. Kalender Jawa ini disempurnakan dan diseragamkan pemakaiannya oleh Susuhunan Solo tanggal 22 Juni 1855.

Kebanyakan masyarakat Jawa yang masih menggunakan sistem penanggalan Jawa untuk menentukan hari baik untuk menyelenggarakan acara penting seperti acara peresmian, pernikahan atau bahkan syukuran. Kalender jawa juga cukup banyak digunakan masyarakat Jawa untuk menghindari hari buruk untuk menggelar acara penting.

Dalam sistem penanggalan Jawa, terdapat sederet nama hari yang digunakan sebagai penanda hari. Nama hari tersebut dikenal dengan nama hari pasaran yang juga disebut dengan nama siklus mingguan pancawara. Terdapat lima hari pasaran ini yang digunakan dalam sistem kalender Jawa yaitu Kliwon, Legi, Paing, Pon dan Wage. Selain itu, dalam kalender Jawa juga menggunakan siklus hari mingguan yang terdiri dari hari Ahad sampai Sabtu atau yang dikenal juga sebagai saptawara.

Ilustrasi Senin Wage Hitungan Jawa. Foto: dok. Estée Janssens (Unsplash.com)

Dalam sederet nama hari tersebut, terdapat satu hari yang dikenal dengan nama Senin Wage. Bagi seseorang yang lahir di Hari Senin Wage hitungan Jawa, ia dipercaya memiliki karakter seperti api yang mudah marah dan meledak-ledak. Ia juga dipercaya memiliki gaya bicara yang tegas dan memiliki pendirian yang teguh.

Pembahasan tentang hari Senin Wage hitungan Jawa ini dapat Anda jadikan sebagai pengetahuan tambahan khususnya tentang keragaman budaya yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat! (DAP)