Servis Motor Berapa Bulan Sekali? Ini Waktu Idealnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Servis motor berapa bulan sekali sebaiknya dilakukan? Pertanyaan ini pastinya sering muncul di benak para pemilik kendaraan. Melakukan servis motor berkala dapat menjaga performa mesin agar tetap optimal dan mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.
Dengan perawatan yang tepat, motor akan lebih awet dan hemat bahan bakar. Selain itu tentunya juga lebih aman digunakan dalam berbagai kondisi jalan.
Idealnya Servis Motor Berapa Bulan Sekali?
Servis motor sebaiknya dilakukan secara rutin untuk menjaga performa mesin tetap optimal dan mencegah kerusakan yang lebih parah. Umumnya, servis motor dilakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali atau berdasarkan jarak tempuh sekitar 2.000 hingga 3.000 km.
Akan tetapi, waktu ideal untuk servis berkala bisa bervariasi tergantung jenis motor, penggunaan, dan kondisi jalan yang sering dilalui. Berikut adalah penjelasannya lebih lengkap.
1. Servis Ringan
Servis ini dilakukan setiap 2.000 – 3.000 km atau 2 – 3 bulan sekali. Bertujuan untuk memastikan kondisi motor tetap prima. Beberapa hal yang dicek antara lain:
Ganti oli mesin. Biasanya setiap 2.000 km atau sesuai rekomendasi pabrikan.
Pengecekan dan pembersihan filter udara. Jika sudah terlalu kotor, biasanya perlu diganti.
Pengecekan busi. Jika sudah aus, perlu segera diganti agar pembakaran tetap optimal.
Pemeriksaan rem. Cek kampas rem depan dan belakang, tambahkan minyak rem jika berkurang.
Pengecekan rantai atau v-belt (motor matic). Rantai perlu dilumasi dan dikencangkan, sementara v-belt akan dicek apakah masih dalam kondisi baik atau tidak.
Pemeriksaan tekanan ban. Pastikan sesuai dengan standar agar tidak boros bahan bakar dan lebih aman saat berkendara.
2. Servis Besar
Servis ini lebih menyeluruh dan melibatkan komponen yang lebih kompleks. Perlu dilakukan setiap 10.000 km atau 6 bulan – 1 tahun sekali. Beberapa tindakan yang biasanya dilakukan adalah:
Ganti oli mesin dan oli transmisi (motor matic)
Pembersihan sistem pembakaran. Karburator atau throttle body (injeksi) dibersihkan agar pembakaran tetap efisien.
Cek sistem kelistrikan. Lampu, aki, klakson, dan sistem pengisian daya diperiksa.
Cek suspensi dan kaki-kaki. Termasuk shockbreaker dan bearing roda.
Cek dan ganti cairan radiator (motor berpendingin cairan). Biasanya perlu diganti setiap 10.000 km.
Berdasarkan buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XII. Program Keahlian Teknik Otomotif: Kompetensi Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Z. Furqon, S.T., Drs. Joko Pramono, (2021), agar motor tetap dalam kondisi terbaik, sebaiknya lakukan servis ringan setiap 2 – 3 bulan sekali dan servis besar setiap 6 – 12 bulan sekali.
Servis juga bisa dilakukan sesuai dengan rekomendasi pabrik. Jika motor sering digunakan dalam kondisi ekstrem, servis sebaiknya lebih sering dilakukan.
Baca Juga: Rekomendasi Mobil Irit Bensin dan Murah Perawatan untuk Kendaraan Harian
Selalu cek buku manual sepeda motor untuk mengetahui servis motor berapa bulan sekali menurut rekomendasi spesifik dari pabrikan. Karena biasanya setiap brand memiliki referensi sendiri mengenai waktu servis dan penggantian suku cadang. (DNR)
