Sholawat Habitak, Lantunan Populer yang Punya Arti tentang Cinta

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholawat Habitak merupakan lantunan berbahasa Arab yang sedang populer di Indonesia. Penggunaan bahasa Arab dalam lantunan tersebut membuat banyak orang mengira bahwa Habitak adalah jenis bacaan selawat dalam ajaran Islam.
Padahal lantunan tersebut bukan selawat, melainkan lagu berbahasa Arab. Lagu tersebut memuat lirik yang merujuk pada perasaan cinta terhadap seseorang.
Sholawat Habitak, Bukan Selawat Islami
Sholawat Habitak bukan merupakan selawat dalam ajaran Islam. Banyak orang mengira lantunan tersebut sebagai selawat karena penggunaan bahasa Arab.
Berikut adalah kutipan lirik lagu “Habbitak” dan terjemahannya yang ditulis ulang dari kanal YouTube MUSIK RELIGI.
Habbiitak yoummat laa-iinak (Aku mencintaimu pada hari kita bertemu)
Lamma hakeena awwel kalaam (Saat kita mengucapkan kata pertama)
Habbiitak wahlif ‘alaa da (Aku mencintaimu dan aku berani bersumpah)
Tisma’ ziyaada dana mush banaam (Ingin mendengar lebih banyak bahkan aku tidak bisa tidur)
Ala Baali wa laanta daarii billii gharaalii (Di pikiranmu, dan kamu tak akan tahu apa yang terjadi padaku)
Wal-layaalii siniin thawiila sibtihallii (Dan malam-malam bagaikan tahun yang panjang ketika kamu meninggalkanku)
Jika melihat arti dari lirik “Habbitak”, jelas bahwa lantunan tersebut bukan selawat Islami. Lantunan tersebut merupakan lagu berbahasa Arab yang menceritakan tentang perasaan cinta yang muncul saat pertama kali bertemu atau saat pertama kali berbicara.
Makna tersebut tidak selaras dengan konsep selawat dalam ajaran Islam. Selawat dalam ajaran Islam tidak menjelaskan tentang perasaan cinta antarsesama manusia. Selawat dalam ajaran Islam memiliki esensi tentang Allah dan rasul-Nya.
Fakta Seputar Selawat dalam Ajaran Islam
Kesalahpahaman seputar selawat kerap muncul pada sejumlah lagu yang menggunakan bahasa Arab. Hal itu memungkinkan untuk terjadi karena tidak semua masyarakat dunia termasuk masyarakat Indonesia menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa sehari-hari.
Salah satu cara untuk mengenal perbedaan antara lagu berbahasa Arab dengan selawat adalah mengenal konsep selawat dalam ajaran Islam. Selawat dalam ajaran Islam merupakan sebuah bacaan yang memuat pujian dan doa kepada Allah Swt.
Dikutip dari buku Menjadi Tentram dan Bahagia dengan Shalat, Fadlun (2014: 82), sholawat adalah sebuah doa memohon turunnya keselamatan dan rahmat kepada Allah. Selawat Islami umumnya memuat doa dan pujian kepada Allah Swt. beserta rasul-Nya.
Salah satu contoh adalah selawat yang berbunyi, “Allahumma sholi ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad”. Lafal tersebut berarti, “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad”. Wallahu a’lam bishawab.
Baca juga: Lirik Sholawat Busyro yang Kerap Dilantunkan di Pesantren
Berdasarkan pemaparan fakta di atas, jelas bahwa Sholawat Habitak bukan selawat yang ada dalam ajaran Islam. “Habbitak” merupakan lagu tentang perasaan cinta yang memiliki lirik berbahasa Arab. (AA)
