Sholawat Nabi Pendek dan Panjang yang Diamalkan Dalam Ibadah Harian

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholawat Nabi yang merupakan doa bagi keselamatan Nabi Muhammad SAW ini bisa diamalkan oleh umat muslim dalam lafal panjang dan pendek dalam ibadah harian. Sederet ibadah harian yang bisa Anda selipkan sholawat Nabi pendek dan lafal panjang dapat Anda ketahui dalam artikel berikut ini.
Sholawat Nabi Pendek dan Sholawat Nabi Lafal Panjang Lengkap dengan Artinya
Sholawat Nabi pendek yang merupakan bagian dari lafal sholawat Nabi dalam lafal panjang dan lengkap dapat Anda amalkan sebagai dzikir dan doa harian yang biasa Anda panjatkan sehari-hari. Sholawat Nabi ini terbagi menjadi enam, yaitu sholawat ibrahimiyah, sholawat fatih, sholawat nariyah, shalawat matsurah, shalawat mukafaah dan shalawat nur al-anwar.
Dari keenam sholawat yang ada, sholawat dengan lafal panjang yang biasa diamalkan dalam ibadah harian adalah sholawat ibrahimiyah. Sholawat ibrahimiyah ini biasa kita amalkan saat kita melaksanakan sholat wajib yang kita amalkan lima kali dalam sehari. Sholawat ibrahimiyah ini merupakan bagian bacaan saat duduk atahiyat pada rakaat terakhir.
Berbeda dengan sholawat lafal panjang yang juga merupakan sholawat ibrahimiyah, sholawat Nabi pendek juga dapat diamalkan dalam ibadah harian. Sholawat Nabi pendek ini biasa diamalkan pada saat kita berdoa setelah sholat wajib ataupun sholat sunnah. Biasanya sholawat Nabi pendek ini diselipkan di awal atau di akhir doa yang kita baca selepas sholat. Berikut ini lafal sholawat Nabi pendek dan lafal panjang yang dapat Anda amalkan.
Sholawat Nabi Muhammad SAW Lafal Pendek
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ
“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.”
Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.”
Sholawat Ibrahimiyah Lafal Panjang
للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
“Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid”.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad. Dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Maha Agung.”
Setelah memahami sholawat Nabi pendek dan sholawat Nabi panjang ini, Anda dapat mengamalkannya dengan baik dan juga mendapatkan sebaik-baiknya ganjaran dari Allah. Dengan mengamalkan sholawat Nabi pendek atau lafal panjang secara rutin Allah menjanjikan syafaat atau pertolongan di hari kiamat nanti. (DA)
