Konten dari Pengguna

Siapa yang Mengangkat Abu Bakar Menjadi Khalifah? Ini Sejarahnya dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Siapa yang Mengangkat Abu Bakar Menjadi Khalifah, sumber gambar: unsplash/Omar Elsharawi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Siapa yang Mengangkat Abu Bakar Menjadi Khalifah, sumber gambar: unsplash/Omar Elsharawi

Siapa yang mengangkat Abu Bakar menjadi khalifah? Abu Bakar Ash Shiddiq RA adalah salah satu sahabat Rasulullah saw yang tergolong ke dalam Assabiqunal Awwalun.

Menurut sejarah, Abu Bakar merupakan orang pertama yang masuk Islam. Sepeninggal Rasulullah, Abu Bakar RA ditunjuk sebagai khalifah. Ia menerima amanah tersebut pada saat Islam masih dalam kondisi yang krisis.

Siapa yang Mengangkat Abu Bakar Menjadi Khalifah?

Ilustrasi Siapa yang Mengangkat Abu Bakar Menjadi Khalifah, sumber gambar: unsplash/Ayadi Gaith

Siapa yang mengangkat Abu Bakar menjadi khalifah Islam? Perlu diketahui bahwa pengangkatan Abu Bakar sebagai khalifah didasarkan pada keputusan bersama balai Tsaqidah Bani Sa'idah. Keputusan pengangkatan Abu Bakar sebagai khalifah usai Rasulullah wafat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya sebagai berikut:

  • Abu Bakar RA merupakan seseorang yang pertama memeluk agama Islam.

  • Dekat dengan Rasulullah saw., baik dari segi persahabatan maupun ilmunya.

  • Abu Bakar adalah sahabat yang diperintah oleh Rasulullah Saw. untuk menjadi imam salat jamaah.

  • Sahabat yang sangat dipercaya oleh Rasulullah Saw.

  • Dipercaya oleh masyarakat, sehingga beliau memperoleh gelar As-Siddiq atau orang yang sangat dipercaya.

  • Seorang yang dermawan.

Perjalanan Abu Bakar sebagai Khalifah

Ilustrasi Siapa yang Mengangkat Abu Bakar Menjadi Khalifah, sumber gambar: unsplash/Raimon Klavins

Mengutip buku Sejarah & kebudayaan Islam Periode Klasik oleh Faisal Ismail (2017), Abu Bakar RA memperoleh mandat sebagai khalifah pada tahun 632-634 Masehi. Setelah wafatnya Rasulullah saw., Abu Bakar diangkat melalui persiaran Umar bin Khattab dalam suatu pertemuan di Safiqah.

Hal ini dilakukan melalui musyawarah yang disetujui para tokoh kabilah dan suku lainnya. Saat itu, pemilihan Abu Bakar sebagai khalifah memang terkesan mendadak karena situasinya cukup genting. Bahkan, peristiwa ini berpotensi menimbulkan perpecahan.

Situasi di Safiqah masih belum aman, lalu Umar bin Khattab bermaksud untuk mendukung Abu Bakar sebagai khalifah. Tidak membutuhkan waktu lama, kaum Anshar dan masyarakat lainnya diyakinkan bahwa Abu Bakar meripakan orang yang tepat untuk menjadi penerus Nabi Muhammad saw. yang telah wafat.

Kemudian, musyawarah yang digelas menghasilkan keputusan bahwa Abu Bakar yang akan menjadi khalifah dengan gelar Amirul Mu'minin. Pertemuan tersebut menjadi suatu implementasi dari semangat musyawarah dalam praktik politik.

Baca juga: Mengenal Nama-Nama Khalifah yang Memimpin Bani Abbasiyah dalam Sejarah Islam

Itulah jawaban dari pertanyaan, siapa yang mengangkat Abu Bakar menjadi khalifah? Dengan memahami latar belakang peristiwa tersebut, umat muslim dapat lebih memahami sejarah dalam Islam. (DLA)