Sifat Allah Lawan Qiyamuhu Binafsihi: Arti dan Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Allah memiliki sifat wajib dan juga sifat mustahil, salah satunya adalah sifat qiyamuhu binafsihi dan qiyamuhu bighairihi sebagai lawan qiyamuhu binafsihi. Untuk mengetahui arti dan penjelasan dari sifat qiyamuhu binafsihi dan lawan dari sifat tersebut, Anda dapat mengetahuinya dalam ulasan berikut.
Arti Lawan Qiyamuhu Binafsihi sebagai Sifat Mustahil Allah
Sifat wajib yang dimiliki Allah merupakan sifat yang mutlak dan wajib ada pada Allah sebagai Dzat Yang Maha Kuasa. Pengertian sifat wajib Allah ini dijelaskan secara rinci dalam buku berjudul Aqidah Akhlaq, Taofik Yusmansyah (2008:24).
Sifat wajib bagi Allah adalah sifat yang harus ada pada Allah SWT dan bentuk kesempurnaan bagi Allah. Sifat-sifat wajib tersebut hanya ada pada Allah dan tidak ada satu pun hal yang dapat menyerupai, menyamakan bahkan menandingi Allah SWT. Menurut jumhur ulama, sifat wajib Allah ada 20, salah satunya adalah qiyamuhu binafsihi.
Sifat qiyamuhu binafsihi memiliki arti bahwa Allah merupakan Dzat Yang Berdiri dengan Diri-Nya. Maksudnya Allah tidak memerlukan bantuan siapapun dan mustahil untuk bergantung pada apapun. Sifat wajib Allah ini disebutkan dengan jelas pada Alquran surat Al Isra ayat 111 berikut ini:
وَقُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ شَرِيكٌ فِى ٱلْمُلْكِ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ وَلِىٌّ مِّنَ ٱلذُّلِّ ۖ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًۢا
Artinya: “Dan katakanlah: ‘Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.’” (QS. Al-Isra: 111)
Dari ayat tersebut kita dapat mengetahui bahwa Allah merupakan Dzat yang tidak pernah memerlukan penolong sama sekali. Dari sifat wajib ini, Allah juga memiliki sifat mustahil sebagai lawan dari sifat qiyamuhu binafsihi.
Lawan qiyamuhu binafsihi disebutkan dalam buku berjudul Aqidah Islam, Yudi Irfan Daniel, Shabri Shaleh Anwar (2014:53) yang menjelaskan bahwa Qiyamuhu Binafsihi adalah sifat Allah yang Berdiri dengan Diri-Nya Sendiri, sedangkan lawan Qiyamuhu Binafsihi adalah Qiyamuhu Bighairihi yang berarti berdiri dengan bantuan yang lain.
Qiyamuhu Bighairihi tersebut rupanya termasuk sifat mustahil Allah. Pengertian sifat mustahil Allah dipaparkan dalam buku berjudul Buku Pintar Agama Islam SD Kelas 4, 5, & 6 yang ditulis oleh M. Syafi'ie el-Bantanie, Seno Teguh Pribadi (2013:17) yang menyebutkan bahwa sifat mustahil bagi Allah adalah sifat yang tidak mungkin ada dan terjadi pada Dzat Allah.
Tentunya masih banyak lagi sifat wajib Allah dan juga sifat Mustahil Allah yang perlu kita ketahui. Penjelasan mengenai sifat Qiyamuhu Lighairihi sebagai lawan Qiyamuhu Binafsihi tersebut dapat dipahami untuk meningkatkan keimanan Anda. (DAP)
