Konten dari Pengguna

Sifat Kalimat Penjelas Lengkap dalam Tulisan dengan Contoh dan Fungsinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sifat Kalimat Penjelas. Foto: dok. Sincerely Media (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sifat Kalimat Penjelas. Foto: dok. Sincerely Media (Unsplash.com)

Dalam sebuah teks atau tulisan, kita menemukan berbagai jenis kalimat yang memiliki sifat yang berbeda-beda. Salah satu jenis kalimat yang terdapat dalam paragraf suatu bacaan adalah kalimat penjelas. Umumnya, kalimat penjelas bersifat khusus dan berbeda dari kalimat utama. Untuk mengenal seperti apa kalimat penjelas, mari kita simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca juga: Pengertian Kalimat Penjelas dan Pokok Pikiran dalam Sebuah Teks

Sifat Kalimat Penjelas beserta Contoh dan Fungsinya dalam Paragraf

Ilustrasi Sifat Kalimat Penjelas. Foto: dok. Sincerely Media (Unsplash.com)

Saat menyusun sebuah tulisan yang terdiri dari beberapa paragraf, penulis tentu menggunakan kalimat utama dan kalimat penjelas. Kedua jenis kalimat ini tentu memiliki sifat dan fungsi yang berbeda. Kalimat utama biasanya bersifat umum sedangkan kalimat penjelas bersifat khusus. Pembahasan mengenai kalimat utama dan kalimat penjelas dipaparkan dalam buku berjudul Rangkuman Lengkap Bahasa Indonesia; SMA IPA kelas 10/11/12 yang disusun oleh Tim Guru Indonesia (2016:21).

Dikutip dari buku tersebut bahwa ciri kalimat utama adalah merupakan inti permasalahan atau persoalan. Biasanya kalimat utama bersifat umum sehingga diperlukan kalimat penjelas untuk menjelaskannya. Seperti namanya, kalimat penjelas merupakan kalimat yang digunakan untuk menjelaskan isi dan maksud dari gagasan pikiran yang dimiliki penulis agar tulisan yang dibuat lebih mudah dimengerti secara keseluruhan.

Dalam buku berjudul Lulus UN SMA IPA 2016 Tanpa Ngulang: (Chapter 1: Bahasa Indonesia) yang disusun oleh Tim Studi Guru, ‎Tim Redaksi Indonesia Tera (2016:81) juga menjelaskan bahwa kalimat penjelas adalah kalimat yang mengandung gagasan penjelas. Untuk membantu Anda dalam memahami sifat kalimat penjelas, berikut ini adalah contoh kalimat penjelas beserta kalimat utama yang digunakan dalam sebuah paragraf:

  • Kalimat utama: Fadel berjalan-jalan di sekitar pedesaan

  • Kalimat penjelas: Fadel menikmati kehangatan mentari di area pedesaan. Sepanjang jalan, Fadel juga menemui berbagai macam tumbuhan dan bunga-bunga yang cantik di sekitarnya. Keindahan alam ini membuatnya betah berlama-lama di kampung halamannya.

Ilustrasi Sifat Kalimat Penjelas. Foto: dok. Aaron Burden (Unsplash.com)

Berdasarkan contoh kalimat utama dan kalimat penjelas tersebut, dapat diketahui bahwa kalimat utama berisi gagasan utama dan menceritakan hal yang bersifat umum. Sedangkan kalimat penjelas berisi penjelasan tentang isi bahasan paragraf sesuai dengan kalimat utama. Dalam kalimat penjelas kita juga menemukan penjelasan detail mengenai topik yang dibahas dalam bacaan.

Itu dia pembahasan singkat tentang sifat kalimat penjelas lengkap dengan fungsi dan contohnya yang dapat dipelajari untuk memudahkan Anda dalam mengidentifikasi jenis kalimat dalam bacaan. Semoga bermanfaat. (DAP)