Sinonim Mengacu, Antonim, dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi dalam bahasa Indonesia seperti sinonim dan antonim harus dipahami oleh para penuturnya. Dengan begitu, bahasa Indonesia bisa digunakan secara baik dan benar. Untuk menguasai materi tersebut, berlatihlah dengan mencari sinonim dan antonim berbagai kata. Misalnya sinonim mengacu.
Kata mengacu cukup sering digunakan oleh masyarakat. Namun, tidak semua orang mengetahui apa antonim dan sinonim dari kata mengacu.
Sinonim Mengacu, Antonim, dan Artinya
Apa antonim dan sinonim mengacu? Agar bisa menjawab pertanyaan tersebut, pertama pahami apa yang dimaksud dengan antonim dan sinonim terlebih dahulu. Dengan memahami pengertiannya, maka pertanyaan tersebut bisa dijawab dengan lebih mudah.
Menurut kbbi.kemdikbud.go.id, antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Sedangkan sinonim adalah bentuk bahasa yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk bahasa lain. Adapun kata mengacu memiliki arti sebagai berikut:
mengangkat atau mengacungkan (tinju, senjata, dan sebagainya) untuk mengancam atau menakut-nakuti
mengarahkan (senapan dan sebagainya); menodongkan; membidikkan
memikir-mikirkan cara menyampaikan maksud (cita-cita dan sebagainya); berniat (akan)
menunjuk (kepada); merujuk
Setelah mengetahui pengertiannya, berikut adalah sinonim mengacu:
Memilih
Menunjuk
Menuding
Merujuk
Menetapkan
Membidik
Mengarahkan
Mengangkat
Melancarkan
Adapun antonim dari kata mengacu adalah mengakhiri.
Hubungan Makna Kata
Dikutip dari Think Smart Bahasa Indonesia untuk Kelas XII SMA/MA Program Bahasa, Kusmayadi (2007:47-48), bentuk kata mengacu pada cara pelafalan dan penulisan suatu kata. Dalam pemakaiannya, ada banyak bentuk kata yang memiliki hubungan. Hubungan tersebut bisa dilihat dari cara penulisan, pelafalan, atau pemaknaannya.
Selain sinonim dan antonim, ada beberapa hubungan makna kata yang lain sebagai berikut:
1. Hiponim
Hiponim (kata khusus) merupakan kata yang maknanya sudah tercakup oleh kata lain. Hubungan makna kata satu dengan lainnya akan menghasilkan kata. Contohnya kemeja, baju, rok adalah hiponim dan pakaian adalah hipernim.
2. Hipernim
Hipernim (kata umum) merupakan kata yang maknanya mencakup makna kata lain. Contohnya bunga adalah hipernim, sedangkan mawar, soka, kamboja adalah hiponim.
3. Polisemi
Polisemi merupakan kata yang bermakna ganda. Tetapi, di antara kata tersebut ada hubungan makna. Contohnya adalah jatuh, kepala, anak, dan sebagainya.
4. Homonim
Homonim merupakan kata yang mempunyai ejaan dan bunyi yang sama, tetapi memiliki arti yang berbeda. Contohnya adalah genting, beruang, bisa, kopi, dan sebagainya.
Baca juga: Pengertian Sinonim dan Sinonim Merujuk sesuai dengan KBBI
Pelajari sinonim mengacu, antonim, dan artinya serta hubungan makna kata tersebut. Dengan begitu, kemampuan berbahasa Indonesia akan semakin baik. (KRIS)
