Sinopsis Swing Girls, Film Komedi Jepang Tahun 2004

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Swing Girls merupakan film komedi asal Jepang tahun 2004 yang disutradarai dan ditulis oleh Shinobu Yaguchi. Sinopsis Swing Girls ini bisa dibaca sebelum menonton agar lebih mudah memahami alur ceritanya.
Dikutip dari buku Cendekia Berbahasa karya Erwan Juwara (2008: 311), sinopsis adalah ringkasan cerita dari sebuah karya, seperti novel, film, drama, atau pertunjukan, yang memuat gambaran umum tentang alur, tokoh, konflik, dan tema utama.
Sinopsis Swing Girls: Film Komedi Jepang yang Penuh Energi
Swing Girls merupakan film komedi yang terdiri dari 17 orang. Grup ini terdiri dari 16 siswi ditambah satu siswa kelas satu SMA Yamakawa, sehingga total anggotanya berjumlah 17 orang.
Secara resmi mereka dinamai Swing Girls and a Boy, namun lebih populer dengan sebutan Swing Girls. Bagi yang ingin menonton film ini, sebaiknya membaca sinopsis Swing Girls terlebih dahulu agar lebih mudah memahami alur ceritanya.
Film ini bercerita tentang sekumpulan siswi SMA yang terjerumus ke dalam dunia musik jazz secara tidak sengaja. Awalnya, mereka dikenal bandel dan ogah-ogahan mengikuti kelas remedial matematika di musim panas.
Untuk menghindari kewajiban tersebut, salah satu siswi, Tomoko Suzuki (Juri Ueno), mengusulkan pada guru mereka, Ozawa (Naoto Takenaka), agar diberi tugas mengantarkan bekal makan siang bagi anggota klub musik sekolah.
Namun, perjalanan yang penuh rintangan membuat bekal itu jatuh berhamburan, hingga para anggota klub musik yang memakannya keracunan massal. Hanya satu siswa, Takuo Nakamura (Yuta Hiraoka), yang lolos dari insiden tersebut.
Kasus keracunan itu bahkan disiarkan di televisi. Nakamura pun menuntut Tomoko dan teman-temannya bertanggung jawab. Demi menutupi kesalahan, mereka setuju menggantikan posisi anggota klub musik hingga kondisi mereka pulih.
Dari sinilah, Nakamura memutuskan untuk membentuk Big Band Jazz baru, dengan Tomoko pada saksofon, Yoshie Saito (Shihori Kanjiya) di terompet, Naomi Tanaka (Yukari Toyoshima) di drum, Kaori Sekiguchi (Yuika Motokariya) di trombon, serta dirinya sendiri di piano, sementara siswi lain mengisi instrumen tiup.
Meski sama sekali tak berpengalaman, mereka berlatih keras di bawah arahan Nakamura. Namun, ketika akhirnya mulai menikmati musik jazz, anggota klub asli kembali dan mengambil alih tempat mereka. Hal ini membuat Tomoko dan kawan-kawan kecewa, namun semangat mereka tidak padam.
Demi melanjutkan band, mereka mencari cara untuk mendapatkan alat musik sendiri, mulai dari menukar barang, bekerja paruh waktu di supermarket, hingga berburu jamur matsutake di hutan dan nyaris dikejar babi hutan.
Dengan segala usaha tersebut, mereka berhasil mengumpulkan instrumen bekas dan terus berlatih. Meski menghadapi banyak tantangan, tekad Tomoko dan teman-temannya membuat band Swing Girls (and a Boy) semakin solid.
Puncaknya, penampilan mereka di festival musik Balai Kota menjadi bukti kekompakan sekaligus wujud nyata perjalanan penuh tawa, perjuangan, dan persahabatan.
Baca Juga: Sinopsis Film Wahyu yang Mencuri Perhatian di IMAC
Itulah sinopsis Swing Girls yang menceritakan mengenai sebuah komedi pada masa sekolah. Para siswi ini terjerumus dalam musik jazz tanpa sengaja yang membuatnya terkenal hingga membentuk sebuah band. (Umi)
