Konten dari Pengguna

Struktur Alga Biru dan Ciri-Cirinya dalam Ilmu Biologi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Struktur alga biru, sumber: unsplash/AnnaShushok
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Struktur alga biru, sumber: unsplash/AnnaShushok

Struktur alga biru beserta ciri-cirinya adalah materi yang dipelajari dalam ilmu Biologi. Alga biru atau cyanobacteria adalah kelompok Eubacteria (bakteri) yang tersebar di berbagai tempat. Misalnya, seperti perairan, tanah, batu-batuan, dan lain-lain.

Umumnya, alga biru banyak ditemukan di perairan dengan pH netral. Mengetahui struktur dan ciri-ciri bakteri tersebut sangat penting untuk menambah wawasan terkait ilmu biologi.

Struktur Alga Biru

Ilustrasi Struktur alga biru, sumber: unsplash/NikolaRadojcic

Mengutip buku 100% Super Lengkap Gudang Soal Biologi SMA Kelas X, XI, dan XIII, Islamiatun (2014), struktur alga biru tersusun atas sel yang memiliki ciri lapisan peptidoglikan yang tipis. Adapun struktur lengkapnya yakni sebagai berikut:

  1. Lapisan lendir: Lapisan yang menyelimuti dinding sel dan berfungsi untuk membantu lokomosi pada Cyanobacteria uniseluler dan osilasi pada Cyanobacteria berbentuk benang (filamen).

  2. Dinding Sel: mengandung lapisan peptidoglikan tipis yang berfungsi untuk melindungi isi sel dan memberikan bentuk tetap pada ganggang.

  3. Membran sel (membran plasma): bersifat selektif permeabel dan berguna untuk membungkus sitoplasma dan mengatur pertukaran zat.

  4. Membran fotosintetik: pelipatan membran plasma ke dalam sitoplasma yang berguna untuk berfotosintesis.

  5. Mesosom: penonjolan membran ke dalam sitoplasma dan berfungsi untuk menghasilkan energi.

  6. Sitoplasma: larutan koloid yang terdiri dari air, gula, mineral, protein, lemak, dan enzim.

  7. Ribosom: organel kecil yang berguna untuk sintesis protein.

  8. Granula penyimpanan: bagian yang berguna untuk menyimpan cadangan makanan.

  9. Vakuola gas: berisi udara yang mengakibatkan tubuh alga biru dapat mengapung di permukaan air dan berfotosintesis.

  10. Nukleoid: materi genetik yang tersusun atas DNA dan tidak dikelilingi membran.

Ciri-ciri Alga Biru

Ilustrasi Struktur alga biru, sumber: unsplash/BarkahWibowo

Alga biru bisa dijumpai di berbagai lingkungan, seperti sungai, danau, hingga laut. Mikroorganisme ini dapat dilihat dengan mata telanjang dalam bentuk lapisan tipis. Adapun ciri-ciri lainnya dari alga biru yakni sebagai berikut:

  • Ukuran tubuh alga biru berkisar antara 1 mm – 60 mm.

  • Mempunyai dinding sel yang mengandung lapisan peptidoglikan yang tipis.

  • Dapat melakukan proses fotosintesis

  • Mempunyai pigmen fikobili

  • Bisa ditemukan di air bersih atau tanah yang lembab.

  • Mempunyai struktur sel prokariotik

  • Ada yang bersel satu dan ada juga yang bersel banyak.

  • Berwarna biru kehijauan karena mengandung klorofil A dan pigmen biru (fikosianin)

  • Tidak ditemukan inti dan kromotofora.

Baca juga: Ciri Utama Monera sebagai Kelompok Bakteri

Struktur alga biru dan ciri-cirinya yang disebutkan di atas menggambarkan bahwa bakteri tersebut memiliki keunikan tersendiri. Alga biru dapat hidup di laut, air tawar, tanah, hingga batang pohon. (DLA)