Konten dari Pengguna

Struktur, Jenis, dan Bentuk Teks Cerita Sejarah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teks cerita sejarah disajikan dalam bentuk narasi (Foto: Gulfer Ergin | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teks cerita sejarah disajikan dalam bentuk narasi (Foto: Gulfer Ergin | Unsplash.com)

Dalam pelajaran bahasa Indonesia dikenal berbagai jenis teks, yang salah satunya adalah teks cerita sejarah. Teks cerita sejarah disajikan dalam bentuk narasi. Sama seperti jenis teks lainnya, teks cerita sejarah juga memiliki struktur dan jenis tersendiri.

Selain itu, masih ada ciri-ciri teks cerita sejarah yang membedakannya dengan jenis teks lain. Untuk bisa lebih memahami materi ini, simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Contoh Teks Cerita Sejarah Kelas XII dan Strukturnya

Teks Cerita Sejarah Disajikan dalam Bentuk Narasi

Ilustrasi Teks Cerita Sejarah Disajikan dalam Bentuk (Foto: Chris Lawton | Unsplash.com)

Dihimpun dari Cara Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA dan MA Latihan Soal dan Pembahasan HOTS oleh Rianto (2019:221), teks cerita sejarah merupakan suatu teks yang menceritakan mengenai fakta/kejadian/kisah hidup manusia dengan mengolah fakta sejarah sebagai latar terjadinya peristiwa.

Teks cerita sejarah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Teks cerita sejarah disajikan dalam bentuk narasi dan cerita ulang (recount)

  • Teks ini menggunakan konjungsi temporal

  • Berisikan fakta

Jenis dan Struktur Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah dibagi menjadi dua jenis yakni:

1. Teks cerita sejarah fiksi

Merupakan cerita sejarah yang tidak nyata. Teks cerita sejarah fiksi menggunakan jalan cerita berdasarkan kisah nyata tetapi disajikan berdasarkan sudut pandang pengarangnya. Teks cerita sejarah fiksi dibagi lagi menjadi novel, cerpen, dan legenda.

2. Teks cerita sejarah nonfiksi

Merupakan cerita sejarah yang benar-benar pernah terjadi atau nyata. Teks cerita sejarah nonfiksi dibagi lagi menjadi biografi, autobiografi, cerita perjalanan, dan catatan sejarah.

Selain ciri dan jenisnya, teks cerita sejarah juga memiliki struktur yang harus dipahami. Berikut ini penjelasannya:

1. Orientasi

Orientasi merupakan bagian pengenalan atau pembuka pada teks cerita sejarah.

2. Urutan peristiwa

Selanjutnya adalah urutan peristiwa yang berupa rekaman dari peristiwa sejarah yang sudah terjadi. Pada umumnya, urutan peristiwa disampaikan dengan urutan yang kronologis.

3. Reorientasi

Yang terakhir adalah orientasi yang adalah bagian dari teks cerita sejarah yang berisi komentar pribadi atau pendapat dari penulis mengenai peristiwa atau kejadian sejarah yang diceritakan. Reorientasi ini tidak bersifat wajib, artinya boleh ada atau tidak ada, terserah dengan penulis teks cerita sejarah tersebut.

Jadi, teks cerita sejarah disajikan dalam bentuk narasi dan cerita ulang (recount). Sekian ulasan mengenai ciri-ciri, jenis, dan struktur teks sejarah yang bisa dipelajari. Selamat belajar! (KRIS)