Struktur Penulisan Contoh Tesis Sederhana yang Sesuai Kaidah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tesis merupakan salah satu jenis karya ilmiah yang disusun dengan struktur penulisan khusus. Agar penulisan tesis tersusun dengan baik dan sesuai dengan kaidah, berikut ini adalah struktur penulisan contoh tesis sederhana yang dapat Anda jadikan sebagai panduan penyusunan tesis.
Struktur Penulisan Contoh Tesis Sederhana Sesuai Kaidah yang Berlaku
Sebagai syarat menyelesaikan pendidikan tinggi, umumnya setiap mahasiswa perlu menyusun karya tulis ilmiah yang sesuai dengan jenjang pendidikannya. Khusus untuk mahasiswa jenjang strata dua atau program magister, karya ilmiah yang perlu digarap sebagai syarat untuk menyelesaikan pendidikannya adalah tesis.
Pembahasan lengkap mengenai tesis dipaparkan dalam buku berjudul Teori dan Aplikasi Bahasa Indonesia yang disusun oleh Nanda Saputra, M.Pd., Nurul Aida Fitri, M.Pd. (2020: 264) yang memaparkan bahwa tesis adalah karangan ilmiah sebagai tugas akhir dalam pendidikan strata dua. Isinya merupakan pendalaman dari salah satu aspek atau segi program studi yang diikuti.
Lebih lanjut, dalam buku tersebut juga memaparkan bahwa penulisan tesis bertujuan mensintesiskan ilmu yang diperoleh dari perguruan tinggi guna memperluas khazanah ilmu yang telah didapatkan dari bangku kuliah master. Khazanah ini terutama berupa temuan-temuan baru dari hasil suatu penelitian secara mendalam tentang suatu hal yang menjadi tema tesis tersebut.
Seperti karya tulis pada umumnya, tesis juga memiliki struktur penulisan khusus. Dalam buku berjudul Teknik Penyusunan dan Penulisan Tesis yang ditulis oleh Dwi Cahyono & Ismail Suardi Wekke (2018: 23) memaparkan bahwa pada dasarnya tidak ada perbedaan dalam struktur penulisan skripsi untuk S1 maupun Tesis dan Disertasi untuk S2 dan S3, yang berbeda hanyalah kedalaman dari cakupan penelitiannya.
Sistematika penulisan tesis secara garis besar terbagi dalam tiga bagian utama. Bagian-bagian tersebut adalah bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir. Isi dari masing-masing bagian tersebut secara rinci adalah sebagai berikut:
Bagian awal: judul, surat pernyataan keaslian tesis, halaman persetujuan atau lembar pengesahan, halaman persembahan, abstract (Bahasa Inggris), abstraksi (Bahasa Indonesia), kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, gambar, grafik, dan lampiran.
Bagian utama: latar belakang penelitian, orisinalitas penelitian, perumusan masalah, tujuan, dan kegunaan penelitian, telaah pustaka, metode penelitian.
Bagian akhir: daftar referensi, lampiran, dan daftar riwayat hidup penyusun.
Itu dia struktur penulisan contoh tesis sederhana yang dapat Anda gunakan sebagai panduan untuk menyusun tesis. Jangan lupa gunakan bahasa baku sesuai dengan KBBI dan EYD yang berlaku agar susunan tesis yang Anda garap tersusun sesuai kaidah penulisan yang berlaku. (DAP)
