Konten dari Pengguna

Struktur Pimpinan Muhammadiyah pada Berbagai Tingkatan Daerah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Struktur pimpinan Muhammadiyah yang berada di tingkat kecamatan adalah (Foto: Masjid Pogung Dalangan | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Struktur pimpinan Muhammadiyah yang berada di tingkat kecamatan adalah (Foto: Masjid Pogung Dalangan | Unsplash.com)

Muhammadiyah adalah salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Secara kelembagaan, organisasi ini memiliki struktur pimpinan untuk daerah dan tingkat yang berbeda-beda. Struktur pimpinan Muhammadiyah yang berada di tingkat kecamatan adalah Pimpinan Cabang Muhammadiyah.

Selain Pimpinan Cabang Muhammadiyah, masih ada beberapa pimpinan organisasi Muhammadiyah. Artikel ini juga dilengkapi dengan sejarah latar belakang berdirinya Muhammadiyah. Simak uraiannya berikut.

Baca juga: Mengenal Arti Lambang Muhammadiyah dan Sejarah Penciptaannya

Struktur Pimpinan Muhammadiyah yang Berada di Tingkat Kecamatan Adalah

Ilustrasi Struktur Pimpinan Muhammadiyah yang Berada di Tingkat Kecamatan Adalah (Foto: Masjid Pogung Dalangan | Unsplash.com)

Struktur pimpinan Muhammadiyah yang berada di tingkat kecamatan adalah Pimpinan Cabang Muhammadiyah. Berikut ini adalah struktur kelembagaan Muhammadiyah pada berbagai tingkat daerah:

  • Pimpinan Pusat.

  • Pimpinan Wilayah, setingkat Provinsi. Ada sebanyak 33 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah.

  • Pimpinan Daerah, setingkat kabupaten/kota.

  • Pimpinan Cabang, setingkat kecamatan.

  • Pimpinan Cabang Istimewa, untuk wilayah luar negeri.

Sejarah Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah

Setelah mengetahui struktur organisasinya, sekarang mari membahas sedikit sejarah latar belakang berdirinya Muhammadiyah. Dikutip dari Muhammadiyah dalam Perspektif Sejarah, Organisasi, dan Sistem Nilai oleh Nurhayati, dkk (2020:1 & 5-6), bahwa secara terminologi, berdasarkan sumber-sumber primer dijelaskan sebagai berikut:

  • Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tanggal 8 Dzulhijjah tahun 1330 H atau tanggal 18 November 1912 M di Yogyakarta.

  • Muhammadiyah merupakan organisasi gerakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid, berakidah Islam, dan bersumber pada Al-Quran dan as-Sunnah.

Latar belakang berdirinya organisasi Muhammadiyah bisa dijelaskan dengan faktor subjektif dan objektif. Berikut ini penjelasannya.

Faktor Subjektif

Faktor subjektif merupakan faktor yang berkaitan dengan pribadi Ahmad Dahlan, bahwa beliau dianggap memiliki karakteristik yang khas seperti:

  • Sebagai ulama serta intelektual Muslim yang cerdas pada zamannya. Hal ini bisa dibuktikan dengan Ahmad Dahlan yang mencocokkan hasil penghitungan hisabnya dengan teknologi meteorologi dan geofisika di Bandung.

  • Beliau memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan cepat mengetahui penyakit umat dan menentukan terapinya. Beliau juga memiliki keinginan untuk menyatukan ulama di Indonesia dan meningkatkan pendidikan umat Islam agar siap menghadapi berbagai tantangan.

  • Ahmad Dahlan adalah ulama bertipe praktis, bukan teoritis. Hal ini bisa dibuktikan dengan pengajian tafsir yang menggunakan metode tematik, yaitu dimulai dari ayat yang paling mudah dipahami dan diamalkan.

  • Beliau juga terpengaruh pemikiran tokoh pembaharu Islam, khususnya dari kawasan Timur Tengah seperti Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh.

Faktor Objektif

Merupakan peristiwa yang benar-benar terjadi pada bangsa Indonesia seperti:

  • Kondisi umat Islam pada masa itu umumnya masih rendah pemahamannya terhadap ajaran Islam karena kualitas pendidikan yang masih rendah.

  • Keterbelakangan umat Islam dan bangsa Indonesia secara keseluruhan karena penjajahan.

  • Lembaga pendidikan tidak memenuhi syarat sebagai lembaga pendidikan yang modern.

Struktur pimpinan Muhammadiyah yang berada di tingkat kecamatan adalah Pimpinan Cabang Muhammadiyah. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat. (KRIS)