Struktur Tubuh Bakteri dan Perannya dalam Kehidupan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bakteri adalah mikroorganisme yang ada di sekitar kita, bahkan merupakan mahluk hidup dengan populasi terbanyak di dunia. Bakteri hanya dapat dilihat dengan mikroskop, karena memiliki ukuran tubuh berdiameter 0,1-1 mikron dan panjang 1-20 mikron. Simak ulasan mengenai struktur tubuh bakteri dan peranannya dalam kehidupan melalui tulisan berikut ini.
Walaupun bakteri tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita, nyatanya keberadaan bakteri masih menjadi momok bagi manusia. Bakteri selalu dianggap sebagai sumber penyakit sehingga keberadaannya harus disingkirkan. Faktanya, bakteri bahkan terdapat dalam tubuh manusia, dan tidak selamanya bersifat merusak.
Struktur Tubuh Bakteri
Bakteri terbagi atas sistem klasifikasi kingdom, kecuali Archaebacteria dan Eubacteria yang terpisah dalam dua kingdom yang berbeda. Simak ulasan mengenai struktur tubuh bakteri dan peranannya dalam kehidupan, diambil dari buku Pasti Bisa Biologi untuk SMA/MA Kelas X (2017:34).
Eubacteria (Bakteri)
Eubacteria lebih dikenal sebagai bakteri sejati, karena tingkat perkembangannya yang lebih sempurna dibanding Archaebacteria.
Adapun struktur tubuh bakteri yang dibedakan menjadi bagian luar dan bagian dalam adalah sebagai berikut,
Bagian luar tubuh bakteri terdiri atas kapsul, dinding sel, membran plasma, dan sebagian bakteri memiliki flagelum. Dinding sel tersusun atas peptidoglikan yang berdasarkan ketebalannya dapat dibagi menjadi dua kelompok; bakteri Gram positif, dan bakteri Gram negatif.
Bagian dalam tubuh bakteri terdiri atas sitoplasma dengan kandungan protein, glikogen, lemak, organel sel, serta asam nukleat.
Peranan Bakteri bagi Kehidupan
Bakteri yang menguntungkan.
Bakteri pembusuk, contoh Escherichia coli.
Bakteri penghasil asam, contoh Actobacter.
Bakteri dalam pembuatan susu, contoh Lactobacillus bulgaricus.
Bakteri yang mengikat zat nitrogen, contoh Rhizobium dan Azotobacter.
Bakteri dalam pengolahan limbah.
Bakteri dalam rekayasa genetika.
Bakteri dalam pembuatan biogas.
Bakteri yang merugikan.
Patogen (sumber penyakit pada manusia), contoh Yersinia pestis (Pes), Salmonella typhi (Tifus).
Bakteri parasit pada hewan dan tumbuhan, contoh Bacillus anthracis (antraks).
Bakteri perusak bahan makanan, contoh Leuconostoc mesenteroides yang membuat makanan berlendir dan basi.
Penjelasan mengenai struktur tubuh bakteri dan peranannya dalam kehidupan, diharapkan dapat membantu Anda untuk memahami salah satu materi di bidang ilmu Biologi.(DK)
