Konten dari Pengguna

Surat Ad Dhuha Beserta Artinya dalam Bahasa Latin

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Ad Dhuha beserta artinya (Foto: Unsplash/ David Monje)
zoom-in-whitePerbesar
Surat Ad Dhuha beserta artinya (Foto: Unsplash/ David Monje)

Surat Ad Dhuha merupakan surat yang sering dibaca oleh ummat muslim ketika melakukan sholat dhuha. Meskipun tidak diwajibkan, tetapi ada baiknya bila kita membiasakan untuk melaksanakna sholat dhuha, sebab memiliki beberapa keutamaan salah satunya adalah dicukupkan rezekinya oleh Allah SWT.

Hal tersebut tercantum dalam salah satu hadist yang berbunyi,

“Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku akan mencukupi di akhir harimu.” (H.R Abu Darda)

Mengutip dari Afif Muhammad dalam bukunya Tafsir Al-Quran (2002:9), surat Ad Dhuha termasuk surat Makkiyah yang terdiri dari sebelas ayat. Surat ini mengisyaratkan perjuangan Rasulullah SAW akan bertambah baik. Serta surat ini berisi larangan untuk menghina anak yatim dan menghardik orang yang meminta-minta. Selain itu, surat ini juga berisi dengan perintah untuk terus bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Surat Ad Dhuha dan Artinya

وَالضُّحٰىۙ

1. waḍ-ḍuḥā

Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

2. wal-laili iżā sajādan

Demi malam apabila telah sunyi,

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ

3. mā wadda'aka rabbuka wa mā qalā

Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,

وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ

4. wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ụlādan

Sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ

5. wa lasaufa yu'ṭīka rabbuka fa tarḍā

Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

6. a lam yajidka yatīman fa āwāBukankah

Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ

7. wa wajadaka ḍāllan fa hadādan

Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,

وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ

8. wa wajadaka 'ā`ilan fa agnādan

Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ

9. fa ammal-yatīma fa lā taq-har

Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ

10. wa ammas-sā`ila fa lā tan-har

Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

11. wa ammā bini'mati rabbika fa ḥaddiṡ

Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).

Demikianlah informasi mengenai surat Ad Dhuha, semoga informasi ini bermanfaat. (RYFA)