Konten dari Pengguna

Surat An Naml Ayat 27 dan Artinya yang Penting untuk Dipahami

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi surat An Naml ayat 27, sumber gambar: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi surat An Naml ayat 27, sumber gambar: https://www.pexels.com/

Surat An Naml ayat 27 mengisahkan tentang percakapan Nabi Sulaiman dengan burung hud-hud. Seperti yang kita tahu, Nabi Sulaiman memiliki salah satu mukjizat yaitu dapat berbicara kepada binatang.

Mengutip jurnal Kisal Al Naml dalam Al-Quran (Studi Komparatif) oleh AN Hasanah (2019), Surat An Naml termasuk surat ke 27 dalam Alquran dan tergolong sebagai surat Makkiyah. Secara garis besar, surat ini mengisahkan tentang semut sebagai hewan yang pekerja keras. Kisah tentang semut di dalam Alquran hanya terdapat pada surat An Naml.

Lebih lanjut lagi, AN Hasanah memaparkan bahwa hikmah yang dapat diambil dari kisah tentang semut ini yaitu mukjizat Nabi Sulaiman, pendidikan tentang keadilan dan kepedulian, serta pendidikan tentang kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan.

Surat An Naml Ayat 27

Ilustrasi surat An Naml ayat 27, sumber gambar: https://www.pexels.com/

Berikut adalah bacaan Surat An Naml ayat 27 beserta artinya yang benar sesuai Alquran:

Qāla sananẓuru a ṣadaqta am kunta minal-kāżibīn

Artinya: “Berkata Sulaiman, ‘Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta.”

Makna Surat An Naml Ayat 27

Mengutip Tafsir Al-Muyassar oleh Kementerian Agama Saudi Arabia, berikut adalah makna Surat An Naml Ayat 27:

Nabi Sulaiman berkata kepada burung hud-hud, “Kami akan menelaah berita yang kamu bawa kepada kami, apakah kamu berkata jujur dalam masalah tersebut ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta padanya. Pergilah dengan membawa suratku ini kepada penduduk negeri Saba’ itu, dan berikan surat itu kepada mereka, lalu menyingkirlah kamu dengan jarak yang masih dekat dari mereka di mana kamu tetap bisa mendengar perkataan mereka. Lalu perhatikanlah perbincangan yang terjadi diantara mereka.”

Syarat An Naml ayat 27 merupakan salah satu ayat yang juga berbicara mengenai binatang. Hal ini dapat dijadikan sebagai pembelajaran, bahwa Allah SWT ingin agar manusia dapat belajar dari setiap hal yang ada di bumi, termasuk hewan ciptaan-Nya.

(DLA)